BONE– Sorak semangat para pemain dan masyarakat menghidupkan suasana Lapangan Sepak Bola Bakke, Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo, Kamis (9/7/2026). Di tengah antusiasme warga yang memadati arena pertandingan, Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., secara resmi membuka Turnamen Mini Soccer Lamellong Cup II Tahun 2026.
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, Lamellong Cup II menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan masyarakat dari berbagai desa dalam semangat persaudaraan dan sportivitas. Turnamen ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam mendorong kemajuan olahraga sekaligus mempererat persatuan di tengah kehidupan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Bone menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, berkarakter, dan mampu bersaing. Menurutnya, sebuah turnamen bukan hanya tentang mencari siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh dengan jiwa disiplin, sportivitas, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan.
Ia berharap Lamellong Cup II dapat melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Bone di berbagai ajang kompetisi. Di saat yang sama, turnamen ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan rasa persatuan yang menjadi fondasi pembangunan daerah.
Suasana pembukaan berlangsung khidmat sekaligus meriah. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat menunjukkan kuatnya dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Bone, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Barebbo, Pimpinan Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) Watampone, Ketua TP PKK Kabupaten Bone, para Kepala Desa se-Kecamatan Barebbo, para sponsor, serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.
Kebersamaan seluruh pemangku kepentingan itu menjadi gambaran bahwa pembangunan olahraga bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi semua elemen masyarakat. Dengan sinergi tersebut, olahraga diharapkan terus berkembang sebagai media pembentukan karakter, penguatan persatuan, sekaligus bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Kabupaten Bone yang inklusif dan berkelanjutan.
Ketika peluit pertama nantinya dibunyikan, yang dipertandingkan bukan hanya kemampuan mengolah si kulit bundar. Di Lapangan Bakke, Lamellong Cup II juga menjadi panggung bagi semangat gotong royong, persahabatan, dan harapan akan lahirnya generasi muda Bone yang sehat, tangguh, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. (*)


Tinggalkan Balasan