BONE– Di tengah banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, kepedulian Pemerintah Kabupaten Bone hadir lewat dapur darurat yang terus mengepul menyiapkan makanan bagi warga terdampak.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman turun langsung meninjau dapur darurat yang disiapkan untuk melayani kebutuhan masyarakat korban banjir pada Sabtu, 09 Mei 2026. Dengan mengenakan pakaian lapangan, ia menyaksikan sendiri proses memasak makanan yang akan dibagikan kepada warga.
Di lokasi, Bupati tidak hanya melihat kesiapan petugas, tetapi juga memastikan kualitas makanan yang disajikan benar-benar aman dan layak dikonsumsi. Ia memperhatikan proses pengolahan nasi dan lauk pauk yang dimasak para relawan dan satuan tugas di dapur umum tersebut.
Menurutnya, makanan yang disiapkan bagi korban banjir harus melalui proses yang higienis dan dikerjakan dengan penuh perhatian agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Asap dari tungku dapur darurat tampak terus mengepul. Para juru masak, relawan, petugas Tagana, hingga unsur pemerintah bahu-membahu menyiapkan ratusan porsi makanan. Suasana kebersamaan begitu terasa di tengah kondisi banjir yang masih menggenangi sejumlah titik permukiman warga.
Bupati Bone memberikan apresiasi kepada seluruh petugas dan relawan yang bekerja tanpa mengenal waktu demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Ia menilai semangat “baku-baku bantu” yang diperlihatkan para petugas menjadi cerminan solidaritas dan kepedulian sosial masyarakat Bone saat menghadapi bencana.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat masyarakat sedang mengalami musibah. Kehadiran dapur darurat ini bukan hanya menyediakan makanan, tetapi juga memberi semangat dan kepastian bahwa warga tidak sendiri menghadapi kondisi ini,” ungkapnya.
Bagi warga terdampak, dapur darurat tersebut menjadi harapan di tengah situasi sulit. Saat aktivitas masyarakat lumpuh akibat genangan air, makanan siap saji yang dibagikan pemerintah menjadi bantuan yang sangat berarti.
Pemerintah Kabupaten Bone sendiri terus menggerakkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, hingga pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama masa tanggap darurat banjir. (*)


Tinggalkan Balasan