BONE – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra terbaik Kabupaten Bone di tingkat internasional. Letnan Satu (Lettu) Andi Papabari, personel TNI yang bertugas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon, menerima Letter of Commendation atau surat penghargaan dari Markas Besar United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan tindakan profesional yang ditunjukkan Lettu Andi Papabari saat menjalankan tugas sebagai Platoon Leader APC/A Company Indonesian Battalion (INDOBATT) UNIFIL. Dalam surat penghargaan yang ditandatangani Kepala Misi dan Komandan Pasukan UNIFIL, Mayor Jenderal Aroldo Lázaro Sáenz, disebutkan bahwa Lettu Andi Papabari berperan penting dalam upaya meredakan ketegangan yang berpotensi memicu insiden internasional antara Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Januari 2026.
Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi TNI dan Kontingen Garuda Indonesia, tetapi juga membawa harum nama Kabupaten Bone di mata dunia. Di tengah kompleksitas misi perdamaian internasional, sosok perwira muda asal Bone itu mampu menunjukkan profesionalisme, kepemimpinan, dan kemampuan diplomasi yang menjadi nilai penting dalam menjaga stabilitas kawasan konflik.
Atas capaian tersebut, Bupati Bone menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Lettu Andi Papabari. Menurutnya, penghargaan dari PBB merupakan pengakuan internasional yang tidak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Bone.
“Berkat dedikasi, kerja keras, dan pengabdian yang ditunjukkan Letnan Satu Andi Papabari, nama Bone kembali dikenal di tingkat internasional. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bone dan seluruh masyarakat Bone menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih,” ujar Bupati Bone.
Bupati menambahkan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa putra daerah Bone memiliki kapasitas dan kualitas untuk bersaing serta berkontribusi dalam tugas-tugas penting dunia internasional.
“Prestasi ini hendaknya menjadi motivasi bagi generasi muda Bone untuk terus belajar, bekerja keras, dan mengabdi bagi bangsa dan negara. Kami bangga memiliki putra daerah yang mampu menunjukkan integritas dan profesionalisme di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tambahnya.
Di balik bingkai penghargaan yang terpajang rapi, tersimpan kisah pengabdian seorang prajurit yang mengemban amanah negara jauh dari tanah kelahiran. Penghargaan tersebut menjadi simbol bahwa dedikasi dan pengorbanan tidak pernah sia-sia. Dari Bone untuk dunia, Lettu Andi Papabari telah menunjukkan bahwa semangat pengabdian dapat melintasi batas negara dan menjadi bagian dari upaya menciptakan perdamaian global. (*)


Tinggalkan Balasan