BONE – Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM menegaskan pentingnya penyusunan anggaran yang tepat sasaran, penguatan sistem pelayanan dari tingkat bawah, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Bupati menekankan bahwa setiap program yang direncanakan harus didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar mengalokasikan anggaran tanpa kejelasan sasaran dan manfaat.
Menurutnya, penyelarasan program dan anggaran perlu dilakukan secara terukur, khususnya pada sektor pemeliharaan infrastruktur, penyediaan air bersih, kesehatan, pemenuhan gizi anak, serta penanganan stunting dan kemiskinan. “Yang tepat itu sasaran. Kalau tidak tepat, anggaran yang disiapkan tidak akan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” demikian penekanan Bupati dalam arahannya.
Perkuat Pelayanan Air Bersih dan Kebutuhan Dasar
Bupati Bone juga menyoroti pentingnya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat, terutama di wilayah yang rawan mengalami kekurangan air. Ia mengapresiasi upaya distribusi air bersih yang telah dilakukan dan meminta agar kebutuhan masyarakat terus dipetakan secara tepat.
Selain distribusi air bersih, pemerintah daerah perlu mempertimbangkan pembangunan sumur bor serta jaringan instalasi air untuk menunjang kebutuhan sehari-hari masyarakat, seperti mencuci dan mandi, dengan tetap memperhatikan ketersediaan air yang layak.
Menurutnya, perencanaan harus dilakukan terlebih dahulu dengan memperhitungkan kebutuhan di lapangan, kemampuan anggaran, serta mekanisme pelaksanaan agar bantuan dan pembangunan infrastruktur benar-benar menjawab persoalan masyarakat.
Program Harus Berangkat dari Kebutuhan Masyarakat
Bupati juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan. Keterlibatan masyarakat melalui RT, RW, kelurahan, hingga kecamatan dinilai menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi kebutuhan dan menentukan prioritas program.
Ia meminta agar hasil sosialisasi dan masukan masyarakat ditindaklanjuti dengan pendataan yang lebih terperinci, sehingga program yang dirancang di tingkat kecamatan dapat diselaraskan dengan kebijakan pemerintah kabupaten.
Selain infrastruktur dan air bersih, perhatian juga diarahkan pada sektor olahraga, pelayanan posyandu, pemenuhan gizi anak, serta berbagai program yang berkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bangun Sistem dari Tingkat Bawah
Bupati Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa efektivitas pemerintahan harus dibangun melalui sistem dan pola kerja yang jelas sejak tingkat bawah. Dengan sistem yang terstruktur, pelaksanaan program dapat berjalan lebih terarah dan tidak sepenuhnya bergantung pada pengawasan langsung pimpinan setiap saat.
Ia menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan perlu memperhatikan keterkaitan infrastruktur primer, sekunder, hingga tersier agar pelaksanaan program berjalan berkesinambungan dan tepat sasaran. “Yang perlu kita bentuk terlebih dahulu adalah pola dan sistemnya dari bawah. Kalau sistemnya sudah terbentuk, kita tinggal melakukan kontrol dan monitoring terhadap pelaksanaannya,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya pembagian peran yang jelas antara perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Ketiga aspek tersebut harus berjalan secara terintegrasi untuk memastikan setiap program terlaksana sesuai kebutuhan dan peruntukannya.
Fokus pada Penanganan Stunting dan Kemiskinan
Lebih lanjut, Bupati mengarahkan agar program pemerintah memiliki target yang jelas dan terukur, terutama dalam menekan angka stunting, mengurangi kemiskinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia meminta agar pendataan dilakukan secara cermat dengan mengidentifikasi keluarga dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan intervensi pemerintah. Dengan pendekatan tersebut, bantuan dan program pemberdayaan diharapkan dapat menjangkau kelompok sasaran secara tepat, sekaligus mencegah penggunaan anggaran yang tidak efektif.
Bupati menegaskan, seluruh perangkat daerah perlu menyusun prioritas berdasarkan kebutuhan di lapangan, mengatur alokasi anggaran secara terencana, serta memastikan setiap program memberikan hasil nyata.
Melalui penguatan sistem perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring, Pemerintah Kabupaten Bone diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (*)


Tinggalkan Balasan