BONE – Halte dan Pojok Kolaborasi di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, tampak berbeda. Sejumlah pejabat daerah, aparatur pemerintah, dan masyarakat berkumpul menyaksikan sebuah langkah baru dalam pelayanan transportasi publik Kabupaten Bone. Rabu (17/6/2026), Pemerintah Kabupaten Bone dibawah kepemimpinan H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM sebagai Bupati Bone dan Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM sebagai Wakil Bupati Bone yang dikenal dengan tagline BerAmal secara resmi meluncurkan Bus Bandara Arung Palakka, layanan transportasi yang diharapkan menjadi jembatan mobilitas masyarakat menuju dan dari Bandara Arung Palakka.
Peluncuran tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bone, Andi Syamsul Musrya, S.STP. Kehadiran bus bandara ini bukan sekadar penambahan armada transportasi, melainkan simbol komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Di tengah meningkatnya aktivitas perjalanan udara dan kebutuhan akses transportasi yang lebih mudah, keberadaan Bus Bandara Arung Palakka menjadi jawaban atas harapan masyarakat akan layanan yang aman, nyaman, terjangkau, dan terintegrasi. Selama ini, akses menuju bandara kerap menjadi salah satu pertimbangan utama bagi penumpang. Kini, masyarakat memiliki pilihan transportasi yang lebih pasti dan efisien.
Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menegaskan bahwa layanan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, transportasi publik yang baik tidak hanya mempermudah pergerakan masyarakat, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi aktivitas pemerintahan, bisnis, pendidikan, hingga sektor pariwisata. Dengan semakin mudahnya akses menuju bandara, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih lancar dan produktif.
“Dengan hadirnya layanan bus bandara ini, aksesibilitas masyarakat semakin meningkat. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah, dan berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih dari sekadar sarana angkutan, Bus Bandara Arung Palakka juga dipandang sebagai bagian dari wajah baru pelayanan publik di Kabupaten Bone. Kehadirannya mencerminkan semangat pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat, sejalan dengan tuntutan pembangunan yang semakin dinamis.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bone, Andi Syamsul Musriya, menyampaikan bahwa pengoperasian Bus Bandara Arung Palakka merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki komitmen sama dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi di daerah.
Menurutnya, keberadaan bus bandara tersebut tidak hanya berfungsi sebagai moda penghubung antara pusat aktivitas masyarakat dengan bandara, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Kolaborasi lintas sektor yang melahirkan layanan ini menunjukkan bahwa pembangunan transportasi tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat agar layanan yang dihadirkan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.
Peluncuran Bus Bandara Arung Palakka juga mendapat dukungan dari berbagai unsur pemerintah daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Inspektorat Kabupaten Bone bersama sejumlah perangkat daerah terkait yang turut memberikan dukungan terhadap pengembangan transportasi publik di Kabupaten Bone.
Bagi masyarakat Bone, kehadiran layanan ini membawa harapan baru. Perjalanan menuju bandara kini tidak lagi sekadar soal jarak, tetapi juga tentang kemudahan, kepastian, dan kenyamanan. Di balik deru mesin yang mulai beroperasi, tersimpan harapan agar konektivitas wilayah semakin kuat dan pelayanan publik semakin berkualitas.
Melalui Bus Bandara Arung Palakka, Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya untuk terus membangun sistem transportasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing. Sebuah langkah sederhana, namun memiliki makna besar bagi mobilitas dan masa depan Kabupaten Bone. (*)


Tinggalkan Balasan