BONE — Perjalanan panjang H. Muslimin, SE., MM dalam menempuh pendidikan doktoral segera mencapai puncaknya. Ketua Fraksi NasDem DPRD Bone itu selangkah lagi akan menyandang gelar Doktor Ilmu Manajemen dari Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

H. Muslimin dijadwalkan mengikuti Sidang Promosi Doktor pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 10.00–12.00 WITA, bertempat di Aula PJJ Lantai I Pascasarjana UMI Makassar.

Sidang terbuka tersebut menjadi momentum penting sekaligus puncak dari perjalanan akademiknya setelah menyelesaikan seluruh tahapan studi pada Program Studi Doktor Ilmu Manajemen UMI.

Dalam sidang itu, H. Muslimin akan mempertahankan disertasinya yang mengangkat tema strategis mengenai peningkatan kinerja aparatur pemerintah dengan judul:

“Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kompetensi Digital dan Keadilan Organisasi terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara melalui Kepuasan Kerja di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bone.”

Penelitian tersebut berangkat dari persoalan yang dekat dengan dinamika pemerintahan, khususnya bagaimana kualitas kepemimpinan, kompetensi digital, serta keadilan dalam organisasi dapat mendorong peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tidak hanya melihat pengaruh secara langsung, penelitian itu juga menempatkan kepuasan kerja sebagai variabel yang menjembatani hubungan antara kepemimpinan, kompetensi digital, keadilan organisasi, dan kinerja ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Bone.

Bagi H. Muslimin, penelitian tersebut bukan sekadar bagian dari persyaratan akademik untuk memperoleh gelar doktor. Lebih dari itu, ia berharap gagasan yang dituangkan dalam disertasinya dapat memberikan kontribusi bagi upaya memperkuat kualitas aparatur dan tata kelola pemerintahan di daerah.

Di balik agenda sidang promosi doktor, tersimpan perjalanan akademik yang tidak singkat. Berbagai tantangan harus dilalui, mulai dari membagi waktu, tenaga, hingga pikiran di tengah aktivitasnya sebagai anggota DPRD Bone.

H. Muslimin mengakui bahwa perjalanan menuju tahap ini bukan sesuatu yang mudah. Namun, setiap tantangan justru menjadi bagian penting dari proses pembelajaran yang ia jalani.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dapat sampai pada tahapan sidang promosi doktor ini. Perjalanan yang saya lalui tidak mudah, penuh tantangan, pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran. Namun semua itu menjadi bagian dari proses belajar yang sangat berharga,” ucapnya, Jumat, 7 Agustus 2026.

Ia menuturkan, disertasi yang disusunnya lahir dari keinginan untuk memberikan kontribusi pemikiran terhadap peningkatan kinerja aparatur pemerintah.

Menurutnya, penguatan kepemimpinan, kompetensi digital, keadilan organisasi, dan kepuasan kerja merupakan sejumlah aspek penting yang perlu mendapat perhatian dalam membangun aparatur pemerintahan yang berkinerja optimal.

“Saya mohon doa dan dukungan agar sidang promosi doktor yang akan saya jalani dapat berlangsung lancar dan memberikan hasil terbaik. Insya Allah, semua ikhtiar ini saya persembahkan untuk keluarga, masyarakat, dan kemajuan daerah yang kita cintai bersama,” tuturnya.

Dalam Sidang Promosi Doktor tersebut, Prof. Dr. H. La Ode Husen, SH., M.Hum bertindak sebagai Ketua Sidang.

H. Muslimin akan didampingi tim promotor yang terdiri atas Prof. Dr. Ramlawati, SE., MM sebagai promotor, serta Prof. Dr. Serlin Serang, SE., M.Si dan Dr. Arifin, SE., MP sebagai ko-promotor.

Sementara itu, tim penguji terdiri atas Prof. Dr. H. Baso Amang, SE., M.Si, Prof. Dr. H. Amir Mahmud, SE., M.Si., MAK, Prof. Dr. Suriyanti, SE., MM, dan Dr. Hj. Budiandriani, SE., MM.

Adapun penguji eksternal adalah Prof. Dr. Buyung Sarita, SE., MS., Ph.D, sedangkan penguji lintas disiplin ilmu adalah Dr. H. Salle, SE., SH., MH.

Kehadiran para akademisi tersebut akan menjadi bagian penting dalam menguji sekaligus memberikan masukan terhadap hasil penelitian yang telah disusun H. Muslimin selama menjalani pendidikan doktoral.

Bagi H. Muslimin, pencapaian hingga tahap promosi doktor bukan semata tentang memperoleh gelar akademik. Ada harapan yang lebih besar agar ilmu dan hasil penelitian yang diperolehnya dapat memberi manfaat bagi masyarakat.

Kajian mengenai kepemimpinan, kompetensi digital, keadilan organisasi, dan kepuasan kerja menjadi relevan di tengah tuntutan terhadap aparatur pemerintahan yang semakin adaptif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan pelayanan publik.

Karena itu, capaian akademik tersebut diharapkan tidak berhenti di ruang sidang promosi doktor. Gagasan yang lahir dari penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam pengembangan tata kelola pemerintahan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya aparatur, khususnya di Kabupaten Bone.

Sabtu, 8 Agustus 2026, menjadi hari yang dinanti. Di ruang sidang Pascasarjana UMI, H. Muslimin akan mempertanggungjawabkan hasil perjalanan akademiknya di hadapan para penguji.

Setelah melewati rangkaian panjang studi, penelitian, dan berbagai tantangan, satu tahapan penting kini berada di depan mata: mempertahankan disertasi dan selangkah lagi meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen. (*)