BONE – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Bone mulai menghangat. Setelah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031 resmi dipimpin Ilham Arief Sirajuddin (IAS) melalui Musda XI yang berlangsung secara aklamasi pada Juli 2026, perhatian kader kini beralih ke pelaksanaan Musda di tingkat kabupaten.
Di Kabupaten Bone, sejumlah nama dari kalangan kader muda mulai menjadi perbincangan. Di antaranya Wakil Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan yang saat ini menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD II Golkar Bone, Ketua Komisi I DPRD Bone Rismono Sarlim, serta mantan anggota DPRD Bone periode 2019–2024, Dr. Ade Ferry Aprisal, SH., MH.
Irwandi Burhan menegaskan bahwa mekanisme pergantian kepengurusan di Partai Golkar memiliki tahapan yang jelas dan berjenjang.
“Kita di Partai Golkar prosesnya dimulai dari DPP, kemudian Munas, dilanjutkan Musda Provinsi, baru kemudian Musda Kabupaten/Kota. Untuk Musda Provinsi sudah selesai dan Alhamdulillah Bapak Ilham Arief Sirajuddin terpilih. Saat ini sementara berlangsung proses penyusunan struktur organisasi oleh tim yang telah dibentuk oleh ketua terpilih,” ujar Irwandi kepada awak media, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, jadwal pelaksanaan Musda DPD II Golkar Bone masih menunggu pembentukan sekaligus pelantikan pengurus DPD I Golkar Sulawesi Selatan. Penetapan jadwal nantinya menjadi kewenangan DPP bersama DPD I.
“Kalau berbicara jadwal Musda Kabupaten, tentu setelah pelantikan pengurus DPD I. Nantinya DPP bersama DPD I yang akan memberikan jadwal pelaksanaan Musda Kabupaten,” katanya.
Ia mengungkapkan, arahan Ketua Umum Partai Golkar dalam Musda Provinsi menekankan agar Musda kabupaten/kota segera dilaksanakan. Namun, tahapan tersebut tetap menyesuaikan agenda penyusunan dan pelantikan kepengurusan DPD I.
Munculnya sejumlah nama dari kalangan milenial sebagai kandidat Ketua DPD II Golkar Bone dinilai Irwandi sebagai dinamika yang positif. Baginya, regenerasi merupakan kebutuhan organisasi yang harus terus didorong.
“Sebagai anak muda, saya merasa memang hari ini harus dibuka ruang seluas-luasnya untuk kader muda. Kami semua kader yang sama. Siapa pun yang nantinya ditunjuk atau disepakati dalam Musda, tentu dengan restu DPP dan DPD I, kami siap mendukung,” ujarnya.
Irwandi menegaskan bahwa kepentingan partai harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan pribadi.
“Kami mengikuti situasi dan kondisi partai. Siapa yang terbaik untuk partai, itulah yang akan kami dukung. Yang pasti kami sebagai pengurus dan kader siap ditempatkan di mana pun, baik sebagai ketua, sekretaris, bendahara maupun posisi lainnya demi membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Bone,” tegasnya.
Dengan mulai mencuatnya sejumlah figur muda, pelaksanaan Musda DPD II Golkar Bone diperkirakan akan menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan partai berlambang pohon beringin di Bumi Arung Palakka. Meski demikian, seluruh kader masih menunggu keputusan resmi DPP dan DPD I Golkar Sulawesi Selatan terkait jadwal pelaksanaan Musda yang akan menentukan nahkoda baru DPD II Golkar Kabupaten Bone. (*)


Tinggalkan Balasan