BONE – Matahari pagi belum begitu tinggi ketika masyarakat mulai memadati Lapangan Merdeka Watampone, Minggu (26/7/2026). Suasana yang biasanya tenang berubah menjadi ruang penuh semangat. Tawa, sapaan hangat, dan langkah kaki para peserta jalan santai menyatu dalam denyut kehidupan yang setiap pekan semakin terasa melalui program Car Free Day BerAmal.

Di tengah antusiasme masyarakat, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman memimpin langsung kegiatan Car Free Day yang telah menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Bone. Kehadirannya didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, Hj. Maryam Andi Asman, bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kegiatan juga dihadiri Ketua Fraksi NasDem DPRD Bone, H. Muslimin, SE., MM, serta disemarakkan oleh jajaran Dinas Koperasi dan UKM dan Pemerintah Kecamatan Ponre yang bertugas pada pelaksanaan Car Free Day pekan ini.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan pagi bersama menyusuri kawasan Lapangan Merdeka, kemudian dilanjutkan dengan senam massal yang diikuti masyarakat dari berbagai kalangan. Semangat kebersamaan begitu terasa, mencerminkan tekad membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Namun, Car Free Day BerAmal bukan sekadar menghadirkan ruang untuk berolahraga. Program ini juga menjadi panggung bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha melalui Program UMKM Pra Sejahtera BerAmal.

Sejak diluncurkan oleh Pemerintahan BerAmal, kawasan Lapangan Merdeka Watampone selalu ramai setiap hari Minggu. Pemerintah daerah menerapkan sistem giliran bagi OPD dan pemerintah kecamatan dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut, sehingga partisipasi seluruh perangkat daerah terus terbangun.

Usai berolahraga, masyarakat pun berbaur menikmati beragam kuliner dan produk lokal yang dijajakan para pelaku UMKM di seputaran Lapangan Merdeka. Aktivitas itu menghadirkan denyut ekonomi yang semakin terasa, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone yang telah mencapai 7,84 persen tidak terlepas dari kontribusi para pelaku UMKM yang terus diberi ruang untuk berkembang melalui berbagai program pemerintah.

Menurutnya, peningkatan ekonomi daerah juga didukung oleh kemajuan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Bone.

“Kami dari Pemerintahan BerAmal selalu memberikan ruang bagi masyarakat, terutama para pelaku UMKM, untuk berwirausaha, baik melalui kegiatan Car Free Day maupun aktivitas berjualan di kawasan Lapangan Merdeka pada sore hingga malam hari,” ujar Bupati.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kita ingin kesejahteraan meningkat, ekonomi bergeliat, tetapi kebersihan tetap terjaga. Karena itu kami menekankan agar persoalan sampah menjadi perhatian bersama,” pesannya.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, Car Free Day kini bukan lagi sekadar rutinitas akhir pekan. Ia telah tumbuh menjadi ruang yang mempertemukan gaya hidup sehat, kebersamaan sosial, dan geliat ekonomi rakyat dalam satu harmoni. Di setiap langkah kaki para peserta jalan pagi, di setiap senyum para pedagang, dan di setiap sudut Lapangan Merdeka yang dipenuhi aktivitas masyarakat, tersimpan harapan agar Bone terus bergerak maju dengan masyarakat yang sehat, ekonomi yang kuat, dan lingkungan yang tetap lestari. (*)