BONE– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone kembali menunjukkan kinerja positif dalam pengelolaan keuangan negara dengan masuk sebagai salah satu satuan kerja peraih Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Sempurna (100) pada ajang KPPN Awards Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Watampone di Ballroom Sentosa Hotel Novena Bone, Selasa (21/7).

Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), didampingi staf pengelola keuangan menghadiri kegiatan yang dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 tersebut.

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada satuan kerja mitra KPPN atas capaian kinerja pelaksanaan anggaran Semester I Tahun 2026. Selain pemberian penghargaan, kegiatan juga menjadi wadah memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi antara KPPN dengan seluruh satuan kerja dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan negara.

Rangkaian kegiatan meliputi penyerahan penghargaan KPPN Awards Semester I Tahun 2026, Forum Konsultasi Publik (FKP), Press Release Belanja APBN Semester I Tahun 2026, Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2026, serta Sosialisasi Penyusunan Laporan Keuangan Semester I Tahun 2026.

Pada kesempatan tersebut, Lapas Kelas IIA Watampone menjadi salah satu dari tujuh satuan kerja yang berhasil memperoleh Nilai IKPA Sempurna (100) Semester I Tahun 2026. Capaian tersebut diberikan kepada satuan kerja yang mampu memenuhi seluruh indikator penilaian IKPA secara optimal sebagai wujud pengelolaan anggaran yang berkualitas, akuntabel, dan tepat waktu.

Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran dalam menjaga kualitas pelaksanaan anggaran.

“Alhamdulillah, Lapas Watampone dipercaya menjadi salah satu satuan kerja yang meraih Nilai IKPA Sempurna. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh jajaran dalam mengelola anggaran secara akuntabel, efektif, efisien, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ke depan, capaian ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan negara,” ujar Rahnianto.

Rahnianto menambahkan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Lapas Watampone untuk terus mempertahankan kualitas pengelolaan anggaran dan pelaporan keuangan, memperkuat koordinasi dengan KPPN Watampone, serta mengoptimalkan pelaksanaan anggaran secara transparan, efektif, efisien, dan akuntabel guna mendukung tercapainya target kinerja organisasi.

Prestasi ini semakin mempertegas komitmen Lapas Kelas IIA Watampone dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang profesional, berintegritas, dan akuntabel sebagai bagian dari upaya mendukung reformasi birokrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. (*)