BONE– Jumat siang, 17 Juli 2026 di pelataran Masjidil Haram, tepatnya di kawasan depan Ka’bah, dipenuhi aktivitas ribuan jemaah umrah dari berbagai penjuru dunia. Di tengah lautan manusia yang datang untuk beribadah, hadir sebuah aksi sederhana namun sarat makna. Sebanyak 600 paket makanan dibagikan kepada para jemaah sebagai bagian dari program Jumat Berkah yang diinisiasi Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Bone, H. Muslimin (HMS), Jumat (17/7/2026).

Senyum dan ucapan terima kasih dari para penerima menjadi pemandangan yang mengiringi pembagian paket makanan tersebut. Bagi sebagian jemaah, bantuan itu bukan sekadar hidangan untuk mengisi tenaga setelah beribadah, melainkan juga wujud kepedulian yang melintasi batas negara, bahasa, dan budaya.

Di tempat paling suci bagi umat Islam itu, H. Muslimin memilih menjadikan momentum ibadah sebagai ruang untuk berbagi. Menurutnya, keberkahan tidak hanya diraih melalui doa dan ibadah, tetapi juga lewat kepedulian kepada sesama.

“Alhamdulillah, hari ini kami dapat berbagi 600 paket makanan kepada para jemaah umrah. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua. Berbagi tidak harus menunggu memiliki lebih, tetapi dimulai dari keikhlasan untuk membantu sesama,” ungkapnya.

Bagi H. Muslimin, program Jumat Berkah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan ikhtiar untuk menghadirkan manfaat di mana pun berada. Berada di Masjidil Haram menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian merupakan bagian tak terpisahkan dari ajaran Islam.

Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Bone itu berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap kebaikan, sekecil apa pun, memiliki dampak besar ketika dilakukan dengan tulus dan konsisten.

Komitmen tersebut sejalan dengan aktivitas sosial yang selama ini melekat pada dirinya. Selain menjalankan amanah sebagai anggota DPRD Kabupaten Bone, H. Muslimin dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Program Jumat Berkah menjadi salah satu bentuk nyata kepeduliannya, baik kepada masyarakat di daerah maupun kepada sesama umat Islam saat berada di Tanah Suci.

Sejumlah jemaah yang menerima paket makanan mengaku bersyukur atas kepedulian tersebut. Mereka menilai aksi berbagi seperti ini sangat membantu, terutama bagi jemaah yang tengah menjalankan rangkaian ibadah dengan aktivitas yang padat. Harapan pun disampaikan agar kegiatan serupa terus berlanjut sehingga semakin banyak orang dapat merasakan manfaatnya.

Di tengah jutaan langkah yang mengitari Ka’bah, aksi berbagi itu mungkin tampak sederhana. Namun, di balik setiap paket makanan yang diserahkan, tersimpan pesan bahwa kepedulian tidak mengenal jarak, waktu, maupun tempat. Dari pelataran Masjidil Haram, semangat Jumat Berkah menjadi pengingat bahwa nilai persaudaraan dan kebersamaan akan selalu menemukan jalannya melalui tangan-tangan yang ikhlas berbagi. (*)