BONE — Semangat persaudaraan dan sportivitas mewarnai pembukaan Volly Competition FOMA UNIM Bone Cup IV yang digelar di Lapangan Voli Kampus Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone. Turnamen yang mengusung tema “Mempererat Persaudaraan Melalui Sportivitas” ini berlangsung selama sepekan, mulai 15 hingga 21 Juni 2026, dengan mempertandingkan kategori Putra dan Putri Umum se-Kabupaten Bone.
Ajang yang menjadi salah satu agenda olahraga bergengsi di Kabupaten Bone ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi para atlet voli, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar klub dan pecinta olahraga voli dari berbagai wilayah. Sejak hari pertama pelaksanaan, antusiasme peserta dan masyarakat terlihat begitu tinggi untuk menyaksikan pertandingan yang mempertemukan tim-tim terbaik daerah.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengkab PBVSI Bone, H. Muslimin, SE., M.Si, menegaskan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama dalam sebuah kompetisi olahraga. Menurutnya, nilai sportivitas harus menjadi hal yang paling dikedepankan oleh setiap atlet yang bertanding.
“Kemenangan itu persoalan nomor dua. Yang paling penting adalah bagaimana para atlet bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Forum Mahasiswa Olahraga (FOMA) dan UNIM Bone yang secara konsisten menyelenggarakan turnamen tersebut. Menurutnya, kehadiran event seperti UNIM Bone Cup IV memiliki peran strategis dalam melahirkan talenta-talenta muda berbakat yang nantinya dapat menjadi aset olahraga Kabupaten Bone.
Lebih lanjut, H. Muslimin mengungkapkan bahwa tahun ini Kabupaten Bone akan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan, sehingga turnamen seperti ini menjadi momentum penting untuk melihat dan menjaring atlet-atlet potensial.
Sebagai Ketua PBVSI Bone, ia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung UNIM Bone dalam mendorong para atlet muda melanjutkan pendidikan tinggi di kampus tersebut, khususnya pada Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga.
“UNIM Bone memiliki Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga yang sangat relevan bagi para atlet. Tadi saya sempat berbincang dengan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan ternyata animo masyarakat terhadap program studi ini cukup tinggi,” ungkapnya.
Selain itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Bone tersebut menegaskan visinya untuk terus mengembangkan olahraga voli di Bone agar menjadi olahraga yang semakin diminati masyarakat. Bahkan, ia berharap ke depan voli dapat berkembang menjadi industri olahraga yang mampu memberikan dampak positif bagi pembinaan atlet dan ekonomi olahraga daerah.
“Kami ingin menjadikan olahraga voli sebagai olahraga industri yang diminati masyarakat dan menjadi cabang olahraga terbesar kedua setelah sepak bola,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UNIM Bone, Gunawan, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa penyelenggaraan UNIM Bone Cup IV merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pengembangan minat dan bakat generasi muda, khususnya di bidang olahraga voli.
Menurutnya, turnamen ini menjadi wadah yang tepat bagi para atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan potensi yang dimiliki. Namun demikian, semangat kompetisi harus tetap dibarengi dengan sikap sportif dan saling menghormati.
“Kegiatan ini merupakan upaya untuk menyalurkan bakat dan potensi generasi muda pada cabang olahraga voli. Kami berharap seluruh peserta tetap mengedepankan sportivitas dalam setiap pertandingan,” tuturnya.
Melalui penyelenggaraan Volly Competition FOMA UNIM Bone Cup IV, UNIM Bone bersama PBVSI Bone berharap dapat melahirkan atlet-atlet muda berprestasi sekaligus memperkuat nilai persaudaraan di tengah masyarakat. Sejalan dengan tema yang diusung, turnamen ini menjadi bukti bahwa olahraga tidak hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga tentang membangun kebersamaan, persatuan, dan karakter sportif di kalangan generasi muda Kabupaten Bone. (*)


Tinggalkan Balasan