BONE– Hamparan laut Teluk Bone tampak membiru di kejauhan. Dari atas tebing karang yang menjulang, semilir angin berembus lembut menyapa kawasan wisata Tanjung Pallette, salah satu destinasi unggulan Kabupaten Bone yang selama ini menjadi favorit masyarakat untuk menikmati waktu liburan bersama keluarga.
Keindahan alam itulah yang mendorong Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan peninjauan ke kawasan wisata yang berada di Kelurahan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Senin (1/6/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda rutin pemerintahan. Wakil Bupati ingin memastikan secara langsung kondisi fasilitas wisata, kebersihan lingkungan, hingga kualitas pengelolaan kawasan yang menjadi salah satu wajah pariwisata Kabupaten Bone.
Didampingi Kepala Bidang Rumah Makan, Hotel dan Tempat Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bone, Andi Tenri Olle, S.T., M.Si., Wakil Bupati berkeliling meninjau sejumlah titik fasilitas yang tersedia di kawasan wisata tersebut. Selama peninjauan, berbagai informasi terkait kondisi terkini dan upaya pengembangan Tanjung Pallette turut dipaparkan oleh pihak pengelola.
Bagi masyarakat Bone, Tanjung Pallette bukanlah nama yang asing. Destinasi yang berjarak sekitar 12 kilometer dari pusat Kota Watampone ini menawarkan panorama alam yang berbeda dari kebanyakan objek wisata pantai lainnya di Sulawesi Selatan.
Alih-alih menyuguhkan hamparan pasir putih, Tanjung Pallette menghadirkan pemandangan laut dari ketinggian tebing karang yang hijau dan rimbun. Dari titik-titik tertentu, pengunjung dapat menikmati bentangan Teluk Bone yang luas, terutama saat matahari terbit dan tenggelam yang menciptakan pemandangan spektakuler di ufuk timur dan barat.
Menurut Andi Akmal Pasluddin, potensi besar yang dimiliki kawasan wisata tersebut harus diimbangi dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan.
“Kawasan wisata Tanjung Pallette merupakan aset daerah yang harus dijaga dan dikelola dengan baik. Kebersihan, keamanan, serta kualitas pelayanan harus menjadi prioritas sehingga pengunjung merasa nyaman saat berwisata,” ujarnya.
Ia menilai Tanjung Pallette memiliki karakteristik unik yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Tanjung Pallette menawarkan keindahan alam yang luar biasa. Berbeda dengan pantai berpasir pada umumnya, di sini pengunjung dapat menikmati panorama laut dari atas tebing karang yang hijau dan rimbun. Pemandangan matahari terbit dan matahari terbenam menjadi salah satu daya tarik utama yang selalu memikat wisatawan,” jelasnya.
Selain panorama alam, kawasan wisata ini juga didukung berbagai fasilitas yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Mulai dari Pallette Waterpark, kolam renang, area pemancingan, hingga fasilitas penginapan dengan berbagai pilihan tipe, mulai dari standar, deluxe, hingga eksekutif.
“Di kawasan ini tersedia berbagai fasilitas wisata, mulai dari Pallette Waterpark, kolam renang, area pemancingan, hingga penginapan yang terdiri dari tipe eksekutif, deluxe, dan standar. Fasilitas ini menjadi nilai tambah yang membuat wisatawan dapat menikmati liburan bersama keluarga dengan lebih nyaman,” tambahnya.
Namun, daya tarik Tanjung Pallette tidak hanya terletak pada keindahan alam dan fasilitas wisata yang dimilikinya. Kawasan ini juga menyimpan nilai sejarah dan budaya yang telah lama hidup di tengah masyarakat Bone.
Di balik eksotisme tebing karangnya, tersimpan berbagai cerita rakyat dan legenda yang diwariskan secara turun-temurun. Kekayaan budaya tersebut menjadi bagian dari identitas masyarakat Bone sekaligus menambah daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat sejarah daerah berjuluk Bumi Arung Palakka itu.
“Di balik keindahannya yang eksotis, Tanjung Pallette menyimpan sejarah dan cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat. Nilai sejarah dan legenda yang melekat pada kawasan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat kekayaan budaya Kabupaten Bone,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Bone juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Bone sebagai salah satu tujuan wisata pilihan di Sulawesi Selatan.
“Ayo datang ke Bone, wisata alam dan juga wisata budaya. Bone memiliki banyak destinasi yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari panorama alam yang indah hingga kekayaan budaya dan tradisi yang tetap terjaga sebagai warisan leluhur,” ajaknya.
Ia berharap semakin banyak wisatawan yang berkunjung, semakin besar pula dampak ekonomi yang dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar kawasan wisata.
“Tentunya kita berharap masyarakat bisa berkunjung ke tempat ini dan bersama-sama mendukung wisata lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bone. Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula manfaat ekonomi yang dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar,” tuturnya.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, sektor pariwisata menjadi salah satu potensi unggulan yang terus dikembangkan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui peningkatan kualitas destinasi, pembenahan fasilitas, serta promosi wisata yang berkelanjutan, pemerintah berharap mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Bone kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui sidak dan peninjauan tersebut, komitmen pemerintah daerah untuk menjaga dan mengembangkan Tanjung Pallette kembali ditegaskan. Harapannya, destinasi wisata kebanggaan masyarakat Bone ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi yang nyaman dan aman, tetapi juga mampu tumbuh sebagai destinasi unggulan yang berdaya saing dan menjadi magnet wisata di Sulawesi Selatan.
Di atas tebing yang menghadap langsung ke Teluk Bone itu, harapan akan masa depan pariwisata Bone terus bertumbuh—seindah panorama yang setiap hari disuguhkan Tanjung Pallette kepada siapa pun yang datang berkunjung. (*)


Tinggalkan Balasan