BONE– Di tengah suasana libur panjang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Bone memastikan pelayanan publik tetap berjalan, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Di bawah kepemimpinan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.Si bersama Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM (BerAmal) perhatian terhadap akses layanan kesehatan tetap menjadi prioritas.

Melalui Dinas Sosial Kabupaten Bone, pemerintah daerah mengambil langkah antisipatif dengan tetap membuka layanan reaktivasi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), meski sebagian besar instansi tengah menjalani masa libur nasional.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, H. Jemmy, S.Sos., M.Si menegaskan bahwa layanan kesehatan adalah kebutuhan yang tidak mengenal waktu. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses jaminan kesehatan tanpa terkendala persoalan administrasi.

“Persoalan layanan kesehatan itu sangat urgen dan selalu menjadi perhatian serius Bupati Bone. Jangan sampai masyarakat terlambat mendapatkan layanan hanya karena administrasi yang belum aktif,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Dinas Sosial tetap membuka pelayanan reaktivasi PBI JK pada tanggal 18, 22, 23, dan 24 Maret 2026. Layanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan secara cepat, terutama dalam kondisi darurat.

Langkah ini menjadi bukti bahwa kehadiran pemerintah tidak berhenti saat libur, melainkan tetap hadir di tengah masyarakat, memastikan perlindungan sosial berjalan optimal. Di momen Lebaran yang identik dengan kebersamaan dan kepedulian, kebijakan ini sekaligus menjadi wujud nyata pelayanan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga. (*)