BONE– Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, memastikan Tunjangan Profesi Guru (TPG) akan segera dicairkan. Kepastian ini menjadi angin segar bagi ribuan guru di Kabupaten Bone yang menantikan haknya, terutama di momentum Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Edy mengungkapkan, berdasarkan informasi dari pihak keuangan daerah, pembayaran TPG direncanakan segera terealisasi. Namun demikian, ia menjelaskan bahwa pencairan dana tetap harus melalui tahapan administrasi keuangan sebelum dapat ditransfer ke rekening masing-masing guru.
“Prosesnya memang membutuhkan tahapan administrasi sesuai mekanisme pengelolaan keuangan daerah. Insya Allah segera direalisasikan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi desakan dari Komisi IV DPRD Kabupaten Bone yang sebelumnya meminta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bone agar segera membayarkan TPG sebelum Lebaran.
Anggota Komisi IV DPRD Bone, A. Muh. Salam Lilo, menegaskan bahwa aspirasi para guru perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, kebutuhan guru meningkat signifikan menjelang Idulfitri.
“Atas nama aspirasi masyarakat, Komisi IV minta TPG dibayarkan sebelum Lebaran, apalagi saat ini kebutuhan guru sangat banyak,” ujarnya.
Senada dengan itu, anggota Komisi IV lainnya, Seheruddin, menyebut pihaknya juga menerima aspirasi dari guru-guru di wilayah Bone Utara yang mempertanyakan kepastian jadwal pencairan. Ia berharap persoalan ini segera mendapat perhatian serius dari instansi terkait.
Berdasarkan data yang dihimpun, total anggaran untuk pencairan tahap selanjutnya mencapai sekitar Rp46 miliar. Dana tersebut merupakan bagian dari total tambahan penghasilan guru tahun 2025 sebesar kurang lebih Rp80 miliar yang disalurkan dalam dua tahap.
Pada tahap pertama, pemerintah daerah telah mencairkan sekitar Rp34 miliar kepada para guru. Sementara sisa anggaran sebesar Rp46 miliar direncanakan segera direalisasikan.
Sebelumnya, keterlambatan pembayaran TPG disebut terjadi akibat kendala administrasi dan proses keuangan daerah. Dengan adanya kepastian dari Plt Kepala Dinas Pendidikan, para guru kini berharap pencairan benar-benar dapat terealisasi sebelum Hari Raya Idulfitri, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga di bulan suci Ramadan. (*)



Tinggalkan Balasan