BONE–Suasana penuh semangat mewarnai pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2024 KPRI Kokarda Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone. Dengan mengusung tema “Koperasi Sehat, Anggota Sejahtera,” kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertanggungjawaban keuangan dan kinerja koperasi, tetapi juga dirangkaikan dengan pemilihan Ketua KPRI Kokarda untuk periode 2025-2029.

Melalui proses Rapat Formatur yang dipimpin langsung oleh Dekopinda Bone, Andi Aswar, Taufik Raden, S.Ag., M.Sos.I kembali dipercaya sebagai Ketua KPRI Kokarda untuk periode ketiga. Dukungan penuh dari para anggota menegaskan kepercayaan yang tetap melekat pada sosok yang dikenal memiliki komitmen tinggi dalam mengelola koperasi ini.

Taufik Raden menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan anggota. Meski sudah menjalani dua periode kepemimpinan, ia tetap merasa bertanggung jawab untuk menjaga kepercayaan tersebut.

“Amanah ini bukan hal yang ringan, tetapi saya akan terus berupaya agar KPRI Kokarda Kementerian Agama Kabupaten Bone semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota,” ujar Taufik penuh optimisme.

Tidak banyak perubahan pada komposisi pengurus yang mendampingi Taufik Raden. Posisi Sekretaris tetap dijabat oleh H. Muh. Nur, Lc., sementara Wakil Sekretaris diisi oleh H. A. Adhan, SE., MM. Posisi Bendahara juga tetap dipercayakan kepada M. Muh. Nur, S.Ag., MH yang merupakan Kepala KUA Kecamatan Barebbo, dengan Hj. Sawiah, S.Ag sebagai Wakil Bendahara.

Untuk posisi pengawas, susunan tetap dipertahankan dengan H. Hamzah, S.Ag., sebagai Pengawas I, H. M. Rafi, S.Ag., MH sebagai Pengawas II, serta Abd. Wahid Arif sebagai Pengawas III.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Dr. H. Abdul Rafik, M.Pd., turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus koperasi.

“Pengurus sudah bagus, tinggal bagaimana kinerjanya lebih ditingkatkan lagi. Yang belum menjadi anggota silakan bergabung, karena manfaat koperasi akan kita nikmati melalui SHU,” ungkapnya penuh antusias.

Melalui RAT kali ini, diharapkan KPRI Kokarda Kementerian Agama Kabupaten Bone semakin kokoh sebagai salah satu koperasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan anggotanya. Semangat kebersamaan dan kerja keras pengurus diharapkan terus terjaga guna menghadapi tantangan koperasi di masa depan.

Perkembangan koperasi Kokarda Kementerian Agama Kabupaten Bone terus menunjukkan tren positif. Dekopimda Bone Andi Aswar menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja koperasi yang semakin sehat dan segar.

“Manajemennya sudah bagus. Dari LPJ yang saya baca, keanggotaan mencapai 925 orang, naik 100 lebih dari sebelumnya. Aset sudah mencapai Rp 10 miliar, dengan modal Rp 9 miliar. Pelaksanaan usaha koperasi juga berhasil mencatatkan SHU sebesar Rp 500 juta, ada kenaikan Rp 100 juta dibanding tahun sebelumnya,” ungkap Andi Aswar.

Ia menekankan pentingnya kekompakan pengurus dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada anggota. Menurutnya, hal ini akan mendorong anggota untuk memenuhi kewajiban mereka dengan baik. “Saya akui pengurus Kokarda selalu berkonsultasi dengan Dinas Koperasi. Ini langkah positif yang harus terus dipertahankan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Bone, Ir. Wahida, M.Si., seusai mengukuhkan pengurus KPRI Kokarda periode 2025-2029, menyampaikan harapannya agar koperasi semakin maju dan berkembang.

“Dari sisi administrasi dan usaha, pengurus harus memiliki jiwa enterpreneur. Inovasi sangat diperlukan untuk pengembangan bisnis koperasi. Pengkaderan anggota juga perlu dilakukan agar ada regenerasi kepemimpinan koperasi,” ujar Wahida.

Ia menegaskan bahwa profesionalisme dalam pengelolaan koperasi adalah kunci keberhasilan. Dari sisi permodalan, Kokarda dinilai mampu meningkatkan performanya dengan adanya penambahan anggota baru.

“Partisipasi anggota harus lebih aktif, termasuk dalam pembayaran iuran yang tepat waktu. Jangan sampai tersendat-sendat. Dengan banyaknya transaksi dari anggota, tentu kinerja koperasi akan semakin baik,” jelas Wahida.

Dengan pencapaian dan penguatan manajemen yang lebih profesional, KPRI Kokarda Kementerian Agama Kabupaten Bone diharapkan menjadi contoh koperasi yang tangguh dan berdaya saing, tidak hanya di lingkup Bone, tetapi juga di tingkat regional. (*)