BONE – Suksesnya sebuah pesta olahraga tidak hanya ditentukan oleh kesiapan atlet dan megahnya arena pertandingan. Di balik perhelatan besar seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026, ada kerja sama banyak pihak yang menjadi penopang agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Komitmen itulah yang ditunjukkan Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 21/Kawali. Satuan TNI Angkatan Darat yang bermarkas di Kabupaten Bone ini menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung pemerintah daerah dalam menyukseskan Porprov XVIII Sulsel 2026.
Sebagai salah satu daerah yang dipercaya menjadi tuan rumah bersama Kabupaten Wajo, Bone tentu membutuhkan dukungan lintas sektor untuk mempersiapkan agenda olahraga terbesar di Sulawesi Selatan tersebut.
Komandan Yonarmed 21/Kawali, Letkol Arm Rianto Hartomo, menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bone dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi pemantapan persiapan Porprov XVIII Sulsel 2026 sekaligus pembahasan program Beramal di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (2/11/2026).
“Pada prinsipnya, kami siap mendukung pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Porprov Sulawesi Selatan XVIII Tahun 2026. Kami siap bersinergi dengan seluruh unsur Forkopimda demi kelancaran kegiatan ini,” tegas Rianto.
Bagi Rianto, Porprov bukan sekadar agenda olahraga yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan momentum besar yang membutuhkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab seluruh elemen daerah.
Karena itu, keberhasilan penyelenggaraannya tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah. Keterlibatan TNI, Polri, instansi terkait, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan penyelenggaraan yang sukses.
Siapkan 75 Personel Jika Dibutuhkan
Keseriusan Yonarmed 21/Kawali tidak berhenti pada pernyataan dukungan. Satuan ini bahkan telah menyiapkan skenario pengerahan personel apabila pemerintah daerah membutuhkan bantuan tambahan.
Rianto mengungkapkan, pihaknya siap mengerahkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) dengan kekuatan sekitar 75 personel untuk mendukung kebutuhan penyelenggaraan Porprov.
Meski demikian, hingga Rabu (4/11/2026), pihaknya masih menunggu informasi dan permintaan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bone terkait jumlah personel serta bentuk penugasan yang dibutuhkan.
“Belum ada informasi perihal berapa jumlah personel yang dibutuhkan. Tetapi saat ada permintaan pasukan, pada dasarnya Yonarmed siap dengan jumlah 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) sejumlah 75 orang, bisa kami dukung,” ungkap Rianto.
Untuk tahap awal, komunikasi antara Yonarmed 21/Kawali dan pemerintah daerah masih berkaitan dengan dukungan teknis di lapangan, terutama penataan fasilitas dan kesiapan posko pendukung.
Salah satu bentuk bantuan yang sempat dibicarakan adalah pengerahan personel untuk membantu membersihkan stadion serta rencana menyiagakan anggota di posko.
“Sementara belum ada konfirmasi resmi dari Pemkab Bone perihal keterlibatan Yonarmed 21/Kawali. Hanya baru meminta bantuan bersih-bersih stadion dan rencana menstandbykan personel untuk di Posko, namun baru penyampaian awal saat rapat pendahuluan saja,” jelasnya.
Dengan kesiapan tersebut, Yonarmed 21/Kawali membuka ruang koordinasi lebih lanjut agar dukungan yang diberikan nantinya sesuai dengan kebutuhan penyelenggara.
Bone Bersiap Menjadi Panggung Olahraga Sulsel
Porprov XVIII Sulsel 2026 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Bone. Bersama Kabupaten Wajo, daerah berjuluk Bumi Arung Palakka ini dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan yang akan mempertemukan kontingen dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Bone mendapat kehormatan menjadi pusat pelaksanaan seremoni pembukaan atau opening ceremony, sementara seremoni penutupan (closing ceremony) dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Wajo.
Ribuan atlet, pelatih, ofisial, dan pendukung diperkirakan akan datang dari berbagai penjuru Sulawesi Selatan. Kehadiran mereka tidak hanya membawa semangat kompetisi, tetapi juga menjadi tantangan tersendiri bagi tuan rumah dalam menyiapkan fasilitas, pelayanan, keamanan, dan kelancaran mobilitas peserta.
Dalam konteks inilah, dukungan Yonarmed 21/Kawali menjadi salah satu elemen penting dari persiapan daerah.
Komitmen tersebut juga mengemuka dalam rapat koordinasi Forkopimda yang dihadiri Penjabat Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong, serta jajaran pimpinan instansi vertikal dan unsur Forkopimda Kabupaten Bone.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan bahwa persiapan Porprov membutuhkan kerja bersama, bukan sekadar kesiapan satu institusi.
Bagi Yonarmed 21/Kawali, kesiapan mendukung Porprov menjadi wujud kontribusi TNI dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat. Sebab, suksesnya sebuah pesta olahraga bukan hanya tentang siapa yang meraih medali, melainkan juga bagaimana seluruh rangkaian kegiatan mampu meninggalkan kesan positif bagi daerah dan para peserta.
Dengan semangat sinergi lintas sektor, Bone kini bersiap menyambut para atlet terbaik Sulawesi Selatan. Di balik arena pertandingan dan gegap gempita pembukaan nanti, kesiapan personel serta kebersamaan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting untuk memastikan Porprov XVIII Sulsel 2026 berlangsung sukses. (*)


Tinggalkan Balasan