BONE–Suasana religius menyelimuti Kabupaten Bone saat ribuan jamaah memadati lokasi pelaksanaan Tabliqh Akbar yang diprakarsai oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Prof. Dr. HAM Nurdin Halid Minggu malam, 16 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan dai kondang sekaligus ulama intelektual, Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc, D.E.S.A., Ph.D (UAS). Kehadiran dua tokoh nasional itu menjadi magnet bagi masyarakat Bone untuk bersama-sama menimba ilmu, memperkuat spiritualitas, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.

Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM, menyampaikan rasa haru dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan besar tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran UAS tentu bukan perkara mudah, apalagi dalam momentum yang membutuhkan koordinasi, waktu, dan komitmen penuh.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Prof. Dr. HAM Nurdin Halid, putra terbaik Bone yang juga tokoh nasional, telah memprakarsai kegiatan Tabliqh Akbar ini. Tidak mudah mendatangkan beliau (UAS), sehingga apresiasi ini sangat layak disampaikan,” ujar Wakil Bupati Bone dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. HAM Nurdin Halid mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sosial dan politik bangsa saat ini. Menurutnya, masyarakat kian terjebak dalam iklim demokrasi liberal dan kapitalistik, yang tak jarang melahirkan gesekan, fitnah, caci maki, hingga saling menjatuhkan.

“Nilai-nilai agama kian tergerus. Sedikit masalah langsung saling memfitnah dan mencaci. Kehadiran Ustadz Abdul Somad diharapkan dapat menambah keimanan kita dan mengembalikan kesejukan dalam kehidupan berbangsa,” tuturnya.

Prof. Nurdin Halid juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan itu berjalan sukses. Ia juga mengajak jamaah untuk mendoakan Bupati Bone yang saat ini sedang melaksanakan ibadah umrah.

Sementara itu, dalam tausiahnya, UAS menekankan pentingnya memperbaiki hubungan dengan sesama manusia serta menjaga hubungan dengan Allah SWT. Menurutnya, silaturahim bukan sekadar tradisi sosial, melainkan jalan menuju keberkahan hidup.

Ia juga mengajak jamaah memperbanyak dzikir sebagai pelindung hati di tengah derasnya arus modernisasi yang rentan membuat manusia lalai dalam menata spiritualitas.

“Mari kita jaga silaturahim, memperbanyak dzikir, dan senantiasa menata hati agar tetap dekat kepada Allah SWT,” pesan UAS di hadapan jamaah.

Tak lupa, UAS juga memanjatkan doa khusus untuk Bupati Bone agar memperoleh umrah yang mabrur serta membawa keberkahan bagi masyarakat Bone.

Tabliqh Akbar ini bukan sekadar agenda seremonial keagamaan, namun momentum spiritual yang menyentuh sisi kemanusiaan dan keummatan. Di tengah tantangan era digital dan ketatnya persaingan sosial politik, kehadiran ulama dan tokoh nasional menjadi oase bagi masyarakat yang mendambakan keteduhan nilai-nilai Islam. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi energi positif dalam membangun Bone yang religius, maju, dan berkarakter. (*)