BONE–Setelah sempat vakum kurang lebih dua tahun, pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi SMA/MA Kabupaten Bone kembali menggelar kegiatan. Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dengan tema “Penyusunan Modul Ajar Melalui Pendekatan Deep Learning” diadakan di Aula MAN 2 Bone mulai Kamis, 20 Februari 2025 hingga Ahad, 23 Februari 2025.

Workshop kali ini terbilang spesial karena dihadiri sekitar 70 guru ekonomi, tidak hanya dari SMA tetapi juga dari MA yang tersebar di seluruh Kabupaten Bone. Suasana keakraban dan kekeluargaan sangat terasa dalam kegiatan ini, sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Panitia, Sahabuddin, S.Pd.

“Harapan saya sebagai Ketua MGMP pada workshop penyusunan modul ajar melalui pendekatan deep learning ini adalah agar ekosistem organisasi MGMP Ekonomi terus tumbuh dan berkembang dalam memberikan pembelajaran mendalam pada peserta didik di sekolah masing-masing,” ujar Selfi Suhesti, M.Pd., Ketua MGMP Ekonomi Kabupaten Bone.

Lebih lanjut, perempuan yang mengajar di SMA 20 Bone tersebut menuturkan bahwa setelah kegiatan ini, para guru diharapkan mampu merancang modul ajar yang bermakna, berkesadaran, dan membahagiakan sehingga fokus pembelajaran murid lebih mendalam.

Acara pembukaan kegiatan dihadiri oleh Ibu Murniati, S.Ag., M.Pd., selaku Pengawas Pembina Mata Pelajaran IPS Kementerian Agama Kabupaten Bone, serta Ibu PLT Mihaddisa, SS., PLT Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Ibu Murniati menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi guru SMA dan MA dalam MGMP Ekonomi. “Kolaborasi ini sangat luar biasa. Dengan adanya kegiatan ini, guru-guru MA bisa mendapatkan pemahaman mendalam terkait Kurikulum Merdeka dan pendekatan deep learning. Semoga kolaborasi ini terus berjalan dan guru ekonomi terus reflektif dalam belajar hal baru,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu PLT Kacabdis Wilayah III juga menekankan pentingnya workshop ini. “Harapan saya, kegiatan MGMP Ekonomi terus tumbuh dan berkembang. Modul ajar merupakan langkah awal yang harus disiapkan sebelum pembelajaran berlangsung, sehingga workshop ini menjadi kegiatan yang penting untuk diikuti agar perencanaan dalam kelas dapat berjalan lebih terstruktur dan efektif,” jelasnya.

Selfi Suhesti menegaskan bahwa MGMP adalah wadah yang tepat bagi para guru untuk berbagi praktik baik yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Ia berharap MGMP Ekonomi terus aktif dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bone.

“MGMP merupakan tempat bagi guru untuk saling berbagi praktik baik dan menyampaikan keresahan yang sama agar dapat menciptakan serta menyajikan pembelajaran yang tepat di sekolah masing-masing. Semoga MGMP Ekonomi terus aktif mengadakan kegiatan-kegiatan positif ke depannya,” tutup Selfi Suhesti, yang dikenal sebagai sosok aktif dalam dunia pendidikan.

Workshop ini diharapkan menjadi titik awal bagi MGMP Ekonomi Kabupaten Bone untuk kembali berperan aktif dalam mendukung peningkatan kompetensi guru serta menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan bermakna bagi peserta didik. (*)