BONE — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone melalui Bidang Tata Lingkungan terus berupaya mewujudkan kota yang asri dan berkelanjutan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah Sosialisasi Pembinaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang digelar di Novena Hotel, Senin (10/11/2025).

Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Bone Hj. Maya Damayanti, Kadis Lingkungan Hidup Dray Vibrianto, SIP., M.Si, Kabid Tata Lingkungan Andi Habibie, ST., M.Si bersama dengan jajaran serta para peserta
Kegiatan ini menyasar berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam penataan lingkungan, mulai dari pemerintah kelurahan dan kecamatan, kepala lingkungan, hingga para developer. Melalui kegiatan ini, DLH ingin memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami pentingnya perencanaan dan penyediaan RTH sebagai bagian dari pembangunan berwawasan lingkungan.
Menurut Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Bone, Andi Habibie, ST., M.Si, kondisi RTH di Kabupaten Bone masih jauh dari standar ideal yang ditetapkan.
“Kalau kita melihat dari UU Nomor 27 Tahun 2007, di situ ditegaskan bahwa ruang terbuka hijau dibagi menjadi dua, yaitu RTH publik sebesar 20% dan RTH privat sebesar 10%. RTH publik mencakup taman, hutan kota, kawasan sepadan sungai, dan pemakaman, sementara RTH privat meliputi pekarangan rumah dan taman perkantoran,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa komitmen tersebut telah dipertegas melalui Peraturan Bupati Bone Nomor 33 Tahun 2021 tentang Penyediaan, Pengelolaan, dan Pemanfaatan RTH Kabupaten Bone. “Melalui sosialisasi ini, kami berharap peserta bisa lebih memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dalam setiap kegiatan pembangunan,” tambahnya.
Upaya penguatan RTH ini sejalan dengan visi Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. dan Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M., (BerAmal) yang terus mendorong terwujudnya Bone yang hijau dan bersih melalui berbagai program penghijauan, penanaman pohon, dan revitalisasi taman kota.
Andi Habibie sendiri dikenal sebagai pejabat yang konsisten bekerja di lapangan. Sejak awal kariernya sebagai ASN pada 2011 di Badan Lingkungan Hidup Daerah, ia menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kebersihan kota. Tahun 2017, ia dipercaya sebagai Kepala Seksi Kajian Dampak Lingkungan, kemudian menjabat Sekretaris Camat Sibulue pada 2022. Di penghujung masa jabatan Bupati Andi Fahsar M. Padjalangi, ia kembali ke DLH sebagai Kepala Bidang Tata Lingkungan.
Lulusan Magister of Science Universitas 45 Makassar ini dikenal sebagai sosok yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga turun langsung ke lapangan mendampingi petugas kebersihan memastikan sampah-sampah terangkut dan kota tetap bersih.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. RTH adalah wajah kota kita, dan dari sinilah kita mulai membangun Bone yang hijau dan berkelanjutan,” tutur Andi Habibie.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan, DLH Bone berharap upaya kecil ini menjadi langkah besar menuju Watampone sebagai kota hijau, bersih, dan berkelanjutan. (*)



Tinggalkan Balasan