BONE – Pencarian terhadap seorang nelayan asal Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berakhir duka. Talib (61), yang dilaporkan hilang saat melaut, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di perairan Sungai Walanae, Kecamatan Cenrana, Kamis (15/10/2026) sore.
Korban ditemukan setelah dua hari pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan. Jenazah Talib kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Koordinator Pos Basarnas Bone, Masrur, mengatakan tim SAR bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai penemuan mayat yang mengapung di perairan Cenrana.
“Tadi kami mendapat informasi masyarakat bahwa ada sosok mayat ditemukan mengapung di perairan Cenrana. Setelah tim ke lokasi, mayat korban langsung dievakuasi ke rumah duka,” kata Masrur.
Sebelumnya, Talib berangkat melaut untuk menangkap ikan di perairan Bajoe pada Selasa (13/10/2026) pagi. Korban seharusnya kembali ke rumah pada Rabu (14/10/2026).
Namun, hingga waktu yang diharapkan, Talib tak kunjung pulang. Keluarga yang khawatir kemudian berupaya mencari informasi mengenai keberadaan korban.
Kekhawatiran keluarga semakin besar setelah perahu milik Talib ditemukan di laut dalam kondisi tanpa keberadaan korban. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak terkait hingga tim SAR gabungan melakukan pencarian untuk menemukan keberadaan nelayan berusia 61 tahun itu.
Setelah dua hari pencarian, tim menerima informasi dari seorang nelayan yang menemukan sosok mayat mengapung di perairan Sungai Walanae, Kecamatan Cenrana. Tim SAR gabungan yang tiba di lokasi selanjutnya melakukan evakuasi. Setelah identitasnya dipastikan, jenazah tersebut diketahui merupakan Talib, nelayan asal Bajoe yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut.
Suasana haru menyelimuti rumah duka saat jenazah Talib tiba. Keluarga yang sebelumnya menanti kabar keberadaan korban tak kuasa menahan kesedihan setelah mengetahui Talib ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Tangis pecah saat jenazah korban tiba. Sejumlah anggota keluarga bahkan terlihat histeris menyambut kedatangan jenazah Talib. Berakhirnya pencarian tersebut membawa duka mendalam bagi keluarga yang berharap Talib dapat kembali ke rumah dengan selamat. (*)


Tinggalkan Balasan