BONE– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Andi Sudirman. Dua mahasiswa terbaik kampus ini berhasil menunjukkan kapasitas, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap isu kemaritiman dalam ajang Pemilihan Putera Puteri Maritim Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang diselenggarakan di Markas Komando Daerah TNI AL VI (KODAERAL VI), Makassar.
Mereka adalah Alfian, mahasiswa Program Studi Hukum yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Andi Sudirman, serta Siti Amanda, mahasiswi Program Studi Biologi. Keduanya tampil sebagai representasi generasi muda yang memiliki komitmen terhadap pembangunan sektor maritim Indonesia.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, Alfian berhasil menembus enam besar (Top 6) finalis terbaik, sementara Siti Amanda sukses melangkah hingga babak Grand Final, bersaing bersama para finalis terbaik dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Ajang Pemilihan Putera Puteri Maritim Sulawesi Selatan Tahun 2026 berlangsung pada 20–26 Juli 2026 di Gedung Hasanuddin KODAERAL VI, Makassar. Mengusung tema “Bakti Tulus Menjaga Laut, Untuk Negeri dan Generasi”, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk memperkuat wawasan, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap masa depan kemaritiman Indonesia.
Sebanyak 23 finalis dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan mengikuti rangkaian seleksi yang tidak hanya menguji kemampuan intelektual, tetapi juga kepemimpinan, komunikasi, inovasi, serta kepedulian terhadap isu-isu kelautan dan kemaritiman.
Keikutsertaan Alfian dan Siti Amanda menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Andi Sudirman mampu bersaing di tingkat provinsi dengan membawa semangat kolaborasi, pengabdian, dan inovasi. Bagi Alfian, pengalaman sebagai Ketua BEM menjadi modal penting dalam menunjukkan karakter kepemimpinan yang kuat selama kompetisi. Sementara itu, latar belakang akademik Siti Amanda di bidang Biologi memperkuat perspektifnya mengenai pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Pemilihan Putera Puteri Maritim Sulawesi Selatan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan ruang pembentukan duta maritim yang diharapkan mampu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya potensi dan keberlanjutan sektor kelautan.
Melalui kegiatan ini, para finalis didorong untuk mendukung edukasi dan sosialisasi kemaritiman kepada masyarakat, khususnya generasi muda, membangun kesadaran terhadap keamanan dan ketahanan maritim sebagai bagian dari pembangunan nasional, serta menginisiasi berbagai program pelestarian ekosistem laut melalui edukasi dan aksi nyata.
Selain itu, ajang ini juga menjadi jembatan kolaborasi antara TNI Angkatan Laut, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor kemaritiman. Di era transformasi digital, para finalis juga ditantang menghadirkan inovasi yang mampu memperkuat daya saing sektor kelautan menuju pembangunan maritim yang berkelanjutan.
Prestasi yang diraih Alfian dan Siti Amanda menjadi kebanggaan tersendiri bagi Universitas Andi Sudirman. Keberhasilan keduanya menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu berprestasi di ruang akademik, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan yang berkontribusi dalam isu-isu strategis bangsa.
Dengan semangat muda, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap laut Indonesia, Alfian dan Siti Amanda telah membuktikan bahwa langkah kecil dari kampus mampu memberikan dampak besar bagi kemajuan maritim Sulawesi Selatan dan Indonesia. (*)


Tinggalkan Balasan