BONE– Deru kendaraan yang melintas di atas hamparan beton baru menjadi penanda perubahan di Desa Allamungeng Patue, Kecamatan Ajangale. Jalan poros Telle–Timurung yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat kini tampil lebih kokoh, menghadirkan harapan baru bagi warga yang setiap hari menggantungkan mobilitasnya pada akses jalan tersebut.

Harapan itu semakin terasa ketika Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meresmikan Jalan Beton Poros Telle–Timurung, Sabtu (8/8/2026). Peresmian ditandai dengan prosesi pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya pemanfaatan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat.

Jalan beton sepanjang kurang lebih 2,4 kilometer tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya peningkatan kualitas jalan yang menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bone didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bone, Hj. Maryam Andi Asman. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Bone Muh. Asrullah, Anggota DPRD Bone Sulfiana, serta A. Muh. Idris Rahman bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Di hadapan warga, Bupati Bone menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone melalui visi BerAmal terus berupaya menjawab harapan masyarakat, terutama dalam penyediaan infrastruktur jalan yang layak.

“Komitmen Pemerintahan BerAmal adalah menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya infrastruktur jalan. Selain melalui APBD Kabupaten Bone, kami juga terus mengoptimalkan dukungan APBD Provinsi maupun APBN agar pembangunan jalan dapat berjalan lebih cepat,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa membangun infrastruktur jalan membutuhkan anggaran yang sangat besar sehingga pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Namun demikian, target pembangunan jalan yang dicanangkan Pemerintahan BerAmal justru berhasil melampaui sasaran.

“Target kami memperbaiki jalan 100 kilometer setiap tahun. Alhamdulillah, hingga saat ini panjang jalan yang telah diperbaiki sudah mencapai lebih dari 300 kilometer yang bersumber dari APBD Kabupaten, bantuan keuangan Provinsi, hingga pemerintah pusat. Mohon doa masyarakat agar pembangunan jalan ini terus berlanjut,” kata Bupati.

Capaian tersebut menjadi bukti sinergi pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bone.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Kabupaten Bone, H. Askar, S.T., M.Si., melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Jumran, menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari paket pekerjaan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Program Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025/2026.

Ia menjelaskan, total panjang perkerasan beton semen berdasarkan final quantity mencapai 6.418,5 meter yang terdiri atas Segmen 1 sepanjang 2.795 meter, Segmen 2 sepanjang 1.190 meter, dan Segmen 3 sepanjang 2.442,5 meter. Total nilai pekerjaan mencapai sekitar Rp33,7 miliar.

Bagi masyarakat Ajangale, jalan yang kini terbentang mulus bukan sekadar proyek pembangunan. Jalan itu menjadi penghubung harapan, memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat akses pelayanan publik, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

Dengan terus bertambahnya ruas jalan yang dibangun dan diperbaiki, Pemerintah Kabupaten Bone berharap pemerataan pembangunan dapat dirasakan hingga pelosok desa, sehingga manfaatnya benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. (*)