Jakarta–Suasana Gedung A Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Selasa pagi, 27 Mei 2025 itu terasa hangat, namun penuh semangat. Di ruang pertemuan lantai 1, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., tampak berdiskusi serius namun akrab dengan Sekretaris Jenderal Kemendagri, Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si. Didampingi Plt. Kepala BKPSDM Bone, Edy Saputra Syam, S.STP, M.Si., kunjungan kerja ini menjadi momen penting bagi pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat jalinan koordinasi antara pusat dan daerah.
Audiensi yang digelar di jantung pemerintahan Republik Indonesia ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan juga ruang strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan Kabupaten Bone dengan kebijakan nasional. “Kita ingin memastikan bahwa program-program strategis di Kabupaten Bone berjalan selaras dengan arah pembangunan nasional. Oleh karena itu, sinergi dengan Kemendagri sangat penting,” ungkap Bupati Bone usai pertemuan.
Dalam suasana penuh dialog konstruktif, Bupati Bone memaparkan berbagai program prioritas pembangunan daerah yang sedang dijalankan. Mulai dari penguatan sektor layanan publik, pengembangan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Beliau juga menyampaikan harapan agar Kemendagri dapat memberikan dukungan dalam bentuk kebijakan serta fasilitasi program yang mendukung visi daerah.
“Kami ingin mewujudkan Bone sebagai kabupaten yang Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan. Untuk itu, dukungan dari Kemendagri sangat krusial, khususnya dalam hal regulasi dan percepatan administrasi pemerintahan,” tutur Andi Asman.
Sekjen Kemendagri, Komjen. Pol. Tomsi Tohir, menyambut baik langkah proaktif Bupati Bone. Ia menegaskan bahwa Kemendagri akan terus membuka ruang dialog dan kolaborasi bagi daerah yang berkomitmen kuat terhadap percepatan pembangunan. “Koordinasi yang kuat akan mempercepat capaian pembangunan. Apa yang dilakukan Bupati Bone ini adalah contoh bagaimana kepala daerah harus aktif menjalin komunikasi dengan pusat,” ujar Tomsi Tohir.
Pertemuan ini juga menjadi simbol penguatan hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten Bone dan Kementerian Dalam Negeri. Komitmen kedua belah pihak untuk menjaga kesinambungan pembangunan menjadi titik awal yang optimis untuk masa depan Bone yang lebih baik.
Bupati Bone juga menegaskan bahwa setiap program pembangunan yang dijalankan tidak lain bertujuan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. “Jika pemerintah pusat dan daerah bersinergi, maka masyarakatlah yang akan menerima dampak positifnya,” pungkasnya.
Audiensi di Kemendagri ini menegaskan bahwa dalam era kolaborasi, kemajuan daerah bukan lagi semata hasil kerja internal, melainkan buah sinergi lintas sektor dan lintas level pemerintahan. (*)



Tinggalkan Balasan