BONE – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., mendatangi langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga di Dusun 1 Woddie, Desa Passippo, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Senin (19/10/2026) malam. Selain meninjau kondisi korban, Bupati Bone juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk meringankan beban keluarga yang terdampak musibah.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.30 WITA tersebut menghanguskan rumah milik Hasnidar alias Enceng (35), seorang ibu rumah tangga, dan Nawir alias Dg. Mangawing (70), seorang petani. Bupati Bone hadir di lokasi pada malam yang sama untuk memberikan dukungan moril sekaligus memastikan bantuan bagi para korban.
Peristiwa tersebut diperkirakan menyebabkan kerugian material mencapai Rp200 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Api dilaporkan mulai padam sekitar pukul 20.30 WITA, sementara situasi di lokasi berangsur aman dan terkendali.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran bermula ketika Sila, cucu pemilik rumah, melihat api muncul di bagian atap rumah. Ia kemudian memanggil kakeknya, Nawir alias Dg. Mangawing, yang berupaya memadamkan api. Namun, bagian atap rumah kemudian ambruk. Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik.
Bupati Bone Salurkan Bantuan untuk Korban
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Bupati Bone menyalurkan sejumlah bantuan, antara lain bantuan bedah rumah, uang tunai sebesar Rp20 juta, serta dua unit motor listrik.
Bantuan juga diberikan untuk mendukung kebutuhan pertanian warga berupa satu unit traktor dan satu unit pompa air berukuran 4 inci. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu proses pemulihan keluarga korban sekaligus menunjang aktivitas ekonomi mereka.
Perhatian khusus turut diberikan kepada dua anak perempuan dalam keluarga korban yang masih bersekolah. Untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus menjaga semangat belajar mereka setelah mengalami musibah, Bupati Bone memberikan dua unit motor listrik serta paket perlengkapan sekolah berupa seragam, buku, dan tas.
Kedua anak tersebut juga diizinkan mengambil cuti sekolah selama tiga hari agar dapat menjalani masa pemulihan bersama keluarga setelah peristiwa kebakaran.
Pemberian bantuan pendidikan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi kedua anak tersebut agar tetap melanjutkan pendidikan dan tidak kehilangan motivasi belajar meskipun keluarga mereka tengah menghadapi cobaan.
Wujud Kepedulian Pemerintah terhadap Warga
Kehadiran Bupati Bone di lokasi kebakaran menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons musibah yang dialami masyarakat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban korban, membantu pemulihan tempat tinggal, serta mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak.
Melalui semangat pemerintahan BerAmal, Pemerintah Kabupaten Bone berupaya menyalurkan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang mengalami musibah kebakaran.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, penggunaan peralatan listrik sesuai standar, serta memastikan kondisi kabel dan sambungan listrik tetap aman menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kebakaran.
Musibah yang terjadi di Desa Passippo tersebut menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan respons cepat dalam membantu warga yang mengalami keadaan darurat. (*)


Tinggalkan Balasan