BONE – SEKUM FPTI Bone ( Federasi Panjat Tebing Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Bone, Aswardi, tetap berharap perlombaan panjat tebing pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 dipusatkan di Kabupaten Bone.

Aswardi menilai, pelaksanaan pertandingan di luar Bone akan menyulitkan mobilisasi atlet sekaligus berpotensi menambah biaya yang harus dikeluarkan. Karena itu, ia berharap venue panjat tebing di Kompleks Stadion Lapatau Bone dapat segera dibenahi agar siap digunakan pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Menurut Aswardi, terdapat tiga kelas yang diperlombakan dalam cabang olahraga panjat tebing, yakni Lead (kesulitan), Boulder (jalur pendek), dan Speed (kecepatan).

“Kami sudah meminta petunjuk dari Pengprov FPTI Sulsel dan TD panjat tebing agar tetap mempertandingkan 3 kelas yang yaitu Lead, boulder dan Speed, dengan syarat dan secara Teknisnya untuk papan di venue speed dan boulder yang awalnya akan menggunakan panel yang membutuhkan biaya lebih besar bisa di ganti menggunakan papan multiflex yang lebih murah dan Pemasangannya dapat dilakukan dalam waktu singkat karena stand framenya sudah ada, tinggal dipasang saja,” ujar Aswardi.

Ia menyebutkan, kebutuhan anggaran untuk mendukung persiapan venue tersebut diperkirakan bisa di press atau dikondisikan, pihaknya berharap pekerjaan dapat segera dimulai, termasuk pelaksanaan teknis di lapangan.

Aswardi mengungkapkan, usulan tersebut telah disampaikan saat tim delegate dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Selatan berkunjung ke venue panjat tebing di Kompleks Stadion Lapatau Bone. “Bersama TD Panjat Tebing dan Pengprov FPTI SUL SEL Kami sudah menyampaikan hal ini saat Dispora Sulsel DAN KADISPORA Bone berkunjung ke venue. Persyaratan yang diminta juga sudah kami penuhi dengan menyampaikan surat resmi dari KONI bone” jelasnya.

Ia berharap, kepastian terkait anggaran dan tindak lanjut pembenahan venue dapat diperoleh paling lambat pekan ini, sehingga persiapan pertandingan panjat tebing bisa segera direalisasikan.

Sebagai informasi, Porprov XVIII Sulawesi Selatan dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026. Sementara itu, venue panjat tebing di Kompleks Stadion Lapatau Bone hingga kini masih membutuhkan pembenahan agar dapat mendukung pelaksanaan pertandingan.

Aswardi berharap, dengan adanya dukungan anggaran dan koordinasi antara pihak terkait, cabor panjat tebing tetap dapat digelar di Kabupaten Bone demi memudahkan mobilisasi atlet serta menekan biaya pelaksanaan. (*)