BONE — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone kembali menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih di SMAN 1 Bone pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) IAIN Bone ini bertujuan meningkatkan kesadaran peserta didik tentang pentingnya menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota KPU Kabupaten Bone, Abdul Azis, dari Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia; Zainal, dari Divisi Teknis Penyelenggaraan; Nuryadi Kadir, dari Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi; serta Kepala Subbagian Partisipasi, Hubungan Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, Rita Febriyanti, beserta staf.
Dalam sambutannya, Abdul Azis menegaskan bahwa setiap warga negara yang telah memenuhi persyaratan memiliki hak dan kebebasan untuk menentukan pilihan. Namun, kebebasan tersebut perlu diiringi dengan pengetahuan dan pertimbangan yang matang agar keputusan yang diambil tidak sekadar didasarkan pada emosi atau pengaruh pihak lain.
Menurutnya, pendidikan pemilih menjadi penting untuk membekali masyarakat dengan kemampuan mempertimbangkan berbagai informasi sebelum menentukan pilihan. Tanpa pendidikan pemilih yang memadai, kebebasan dalam memilih berisiko dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mampu memainkan emosi pemilih.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Zainal, S.Sos., M.Si., yang menekankan pentingnya pendidikan demokrasi bagi generasi muda. Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai demokrasi perlu terus diperkenalkan dan ditanamkan agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, Nuryadi Kadir, S.Sos., M.A., membahas fenomena politik fandom, yakni kecenderungan mengidolakan tokoh atau kelompok politik secara berlebihan hingga mengesampingkan fakta dan kebenaran.
“Sikap mengidolakan tokoh atau kelompok politik secara berlebihan dapat membuat seseorang mengabaikan fakta dan kebenaran hanya demi membela pihak yang didukung,” ujarnya.
Pemaparan materi dari kedua narasumber tersebut memperluas wawasan para siswa mengenai pentingnya menentukan pilihan berdasarkan informasi yang benar, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran hoaks yang dapat menjadi tantangan dalam kehidupan demokrasi.
Antusiasme peserta terlihat selama sesi tanya jawab berlangsung. Sejumlah siswa aktif menjawab pertanyaan yang diajukan oleh tim KPU Kabupaten Bone. Para siswa yang berpartisipasi juga mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan mereka dalam mengikuti kegiatan.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas pendidikan pemilih di kalangan generasi muda. Melalui pemahaman mengenai demokrasi, hak pilih, dan pentingnya menyaring informasi, para siswa diharapkan mampu mengembangkan sikap kritis serta berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Kepala SMAN 1 Bone, Drs. Muhdar, M.Pd., turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Kehadiran KPU Kabupaten Bone di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta didik mengenai pentingnya pendidikan demokrasi dan kesadaran sebagai warga negara.
Dengan adanya kegiatan ini, sinergi antara KPU Kabupaten Bone, lembaga pendidikan, dan mahasiswa PPL IAIN Bone diharapkan dapat terus mendukung peningkatan literasi demokrasi serta membentuk generasi muda yang cerdas dalam menyikapi informasi dan menentukan pilihan. (*)


Tinggalkan Balasan