WATAMPONE — Kota Watampone terasa berbeda. Antusiasme masyarakat Kabupaten Bone tumpah ke jalan, menyambut sebuah kemenangan yang tidak sekadar berbicara tentang sepak bola.

Dengan semangat “Satu Hati Untuk Bone” dan tagline “Lebih Dari Sepakbola, Ini Tentang Bone”, perayaan kemenangan tim Bone Beramal digelar melalui konvoi keliling Kota Watampone, Selasa, 22 September 2026.

Konvoi yang dimulai sekitar pukul 15.30 WITA itu dipimpin langsung Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM. Ia hadir bersama Manager Bone Beramal FC Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si., serta jajaran tim dan masyarakat yang ikut merayakan keberhasilan tersebut.

Titik awal konvoi berada di depan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bone. Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Watampone. Deretan kendaraan dan peserta konvoi membawa semangat kemenangan sekaligus menjadi simbol kebanggaan masyarakat Bone terhadap tim daerahnya.

Rute konvoi melewati Lapangan Merdeka, Jalan Ahmad Yani, Beskar, Jalan KH. Agusalim, Jalan Sukawati, kemudian berbelok menuju Jalan Jenderal Sudirman dan melintasi kawasan Taman Makam Pahlawan.

Rombongan selanjutnya bergerak menuju Lapawawoi Karaeng Sigeri, kawasan Masjid Agung Watampone, sebelum kembali ke Jalan Ahmad Yani. Konvoi kemudian berbelok ke Jalan G. Jayawijaya, melintasi kawasan SMPN 1 Watampone, SMPN 2 dan SMPN 4, lalu menuju Jalan Veteran hingga melewati salah satu ikon kota, Tugu Badik.

Perjalanan ditutup dengan kembali ke depan Rujab Bupati Bone.

Bagi masyarakat yang ikut dalam iring-iringan, kemenangan tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah tim olahraga dapat menjadi ruang perjumpaan dan kebersamaan masyarakat.

Di balik riuhnya kendaraan dan perayaan, ada rasa bangga terhadap perjuangan para pemain yang telah melewati sejumlah pertandingan di berbagai daerah.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyebut keberhasilan Bone Beramal meraih gelar juara sebagai sebuah pencapaian yang membanggakan bagi daerah.

“Kita telah meraih juara sebagai juara terbaik, juara Piala Gubernur di era Kabupaten Bone,” kata Andi Asman.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari perjuangan bersama, mulai dari pemain, manajemen, pelatih, sponsor hingga dukungan masyarakat Bone.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus memberikan dukungan kepada tim selama menjalani pertandingan di sejumlah daerah.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bone, utamanya manajer, pelatih, dan seluruh sponsor yang telah berjuang bersama-sama untuk meraih piala yang luar biasa,” ujarnya.

Perjalanan Bone Beramal menuju gelar juara, lanjutnya, tidak hanya berlangsung di satu tempat. Dukungan masyarakat turut mengiringi tim dalam pertandingan yang berlangsung di Bantaeng, Gowa, hingga Parepare.

“Saya sangat senang dan sangat merasa berterima kasih telah bahu-membahu dari desa sampai kota, sampai ke beberapa titik pertandingan,” katanya.

Semangat kebersamaan itu pula yang ingin terus dipertahankan. Bagi Andi Asman, kemenangan kali ini bukan menjadi garis akhir, melainkan bagian dari upaya untuk membawa nama Bone terus bersaing dalam berbagai kompetisi.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan semangat tersebut.

“Dengan berkat kemenangan ini, kami minta piala tetap dipertahankan. Siap?” serunya kepada masyarakat.

Seruan itu disambut jawaban “Siap!” dan tepuk tangan meriah.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Asman juga memberikan apresiasi kepada para pemain yang dinilai telah bekerja keras sepanjang kompetisi. Salah satu pemain yang mendapat sorotan adalah Uccang, yang disebutnya telah memberikan perjuangan besar di lini depan.

“Luar biasa, berjuang hebat tanpa lelah untuk mempersembahkan kepada kita,” ujarnya.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, keberhasilan Bone Beramal juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, pengelola tim, pemain, pelatih dan seluruh pihak yang memberikan dukungan.

Andi Asman menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin hanya menjadi bagian dari kerja bersama untuk mendorong Bone terus berkembang dan berprestasi.

“Kemenangan kita adalah semangat kita dan hasil kita semua. Saya hanya bagian kecil dengan Bapak Wakil Bupati untuk membantu Bone selalu di depan dan selalu terbaik,” katanya.

Sore itu, sepak bola seolah menjadi lebih dari sekadar pertandingan. Jalan-jalan Kota Watampone menjadi panggung perayaan, sementara kemenangan Bone Beramal menjadi alasan bagi masyarakat untuk berkumpul dalam satu semangat.

Sebab, bagi mereka, kemenangan itu bukan hanya milik sebelas pemain yang bertanding di lapangan. Ini tentang Bone. (*)