BONE– Sorak-sorai penonton memenuhi Lapangan Manunggal Merdeka Watampone, Rabu (5/8/2026), saat laga puncak Turnamen Bola Voli Beramal Cup 2026 mempertemukan Mare melawan Kajuara Prime. Pertandingan yang berlangsung sengit itu menjadi penutup manis turnamen yang selama beberapa pekan berhasil menyatukan pecinta bola voli dari berbagai penjuru Kabupaten Bone.

Usai menyaksikan partai grand final bersama Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM dan unsur Forkopimda Bone, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM secara resmi menutup pelaksanaan Turnamen Bola Voli Beramal Cup 2026 yang diselenggarakan oleh Pengurus Kabupaten PBVSI Bone.

Dalam sambutannya, Bupati Bone menyampaikan apresiasi tinggi kepada kepengurusan baru PBVSI Bone di bawah kepemimpinan H. Muslimin, SE., MM yang juga Ketua Fraksi NasDem DPRD Bone, serta Ketua Panitia Edy Saputra Syam yang dinilai sukses menghadirkan turnamen berkualitas sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat.

Menurutnya, bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang paling dekat dengan masyarakat dan memiliki basis penggemar yang besar di Kabupaten Bone. Kesuksesan penyelenggaraan Beramal Cup 2026 menjadi alasan kuat bagi pemerintah daerah untuk mendukung keberlanjutan turnamen tersebut.

“Saya melihat turnamen ini berjalan sukses. Karena itu saya ingin Beramal Cup kembali digelar pada tahun 2027,” ujar Andi Asman yang disambut tepuk tangan meriah para penonton.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi para atlet, Pemerintah Kabupaten Bone menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada panitia pelaksana serta memberikan tambahan bonus Rp10 juta khusus kepada tim juara.

Namun, perhatian Bupati tidak hanya tertuju pada kemeriahan kompetisi. Ia juga menitipkan harapan besar terhadap pembinaan atlet lokal agar terus menjadi prioritas dalam setiap penyelenggaraan turnamen.

Ia mengusulkan agar pada pelaksanaan turnamen berikutnya setiap tim tetap memberi ruang yang lebih besar bagi putra daerah. Kehadiran pemain dari luar daerah tetap diperbolehkan, tetapi minimal tiga pemain dalam setiap tim diharapkan merupakan atlet asli Kabupaten Bone.

“Kita ingin pemain lokal terus mendapat kesempatan bermain dan berkembang. Pembinaan ini penting agar saat menghadapi Pekan Olahraga Provinsi nanti, kita memiliki kekuatan yang berasal dari atlet-atlet asli Bone,” tegasnya.

Bupati menilai kompetisi seperti Beramal Cup bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan wadah pembinaan sekaligus ruang lahirnya bibit-bibit atlet potensial yang kelak mengharumkan nama Kabupaten Bone di tingkat regional maupun nasional.

Ia pun menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen, mulai dari PBVSI Bone, panitia pelaksana, atlet, official, hingga masyarakat yang memberikan dukungan penuh selama pertandingan berlangsung.

Menutup sambutannya, Andi Asman mengajak seluruh pecinta bola voli untuk kembali bertemu pada Beramal Cup edisi berikutnya.

“Kita ingin masyarakat berbahagia melalui olahraga. Dari turnamen seperti inilah kita berharap lahir kembali talenta-talenta bola voli yang hebat dari Kabupaten Bone. Insya Allah tahun depan kita lanjutkan lagi Beramal Cup untuk kembali beradu prestasi dan mempererat kebersamaan.”

Dengan berakhirnya Beramal Cup 2026, yang tersisa bukan hanya catatan para juara, tetapi juga optimisme baru bagi masa depan bola voli Bone. Semangat kompetisi, pembinaan atlet lokal, dan dukungan pemerintah menjadi fondasi untuk menjadikan olahraga sebagai ruang prestasi sekaligus pemersatu masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Pengkab PBVSI Bone, H. Muslimin, SE., MM, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bone atas dukungan penuh yang diberikan sehingga Turnamen Bola Voli Beramal Cup dapat terselenggara dengan sukses. Ia juga mengapresiasi kontribusi para sponsor serta dedikasi seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras demi kelancaran penyelenggaraan turnamen.

Sebagai Ketua Umum Pengkab PBVSI Bone, H. Muslimin turut memberikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang memadati arena pertandingan untuk memberikan dukungan kepada tim-tim andalan mereka. Menurutnya, atmosfer yang tercipta dari kehadiran para penonton tidak hanya menjadikan Turnamen Bola Voli Beramal Cup sebagai ajang olahraga yang bergengsi, tetapi juga menghadirkan semarak yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya di kawasan pusat Kota Watampone. (*)