BONE– Di sudut Komplek Pemerintah Daerah Bone, Jalan A. Mappanyukki, Watampone, hamparan hijau kini menyambut siapa pun yang melintas. Sulit membayangkan, kawasan yang kini dipenuhi aneka tanaman sayur itu dulunya dikenal sebagai tempat pembuangan sampah. Dari lahan yang kumuh, kini tumbuh ruang hijau yang produktif, menghadirkan harapan baru bagi lingkungan sekaligus ketahanan pangan.
Perubahan itu terlihat saat Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meninjau langsung Taman Sayur BerAmal, Selasa (28/7/2026). Di antara bedengan yang tertata rapi, berbagai jenis sayuran tumbuh subur sebagai hasil kerja sama organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bone.
Sebanyak 16 OPD terlibat dalam pengelolaan taman tersebut. Masing-masing mengelola dua bedengan yang ditanami beragam komoditas sayuran. Aktivitas yang semula hanya memanfaatkan lahan kosong, kini menjadi simbol kolaborasi dalam menciptakan ruang publik yang lebih sehat dan bernilai.
“Lokasi ini dulunya biasa dipenuhi sampah. Sekarang sudah bersih dan ditanami berbagai macam sayuran,” ujar Andi Asman Sulaiman saat meninjau kawasan tersebut.
Transformasi ini bukan sekadar mengubah wajah lingkungan. Lebih dari itu, Taman Sayur BerAmal menjadi bukti bahwa lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat disulap menjadi kawasan hijau yang memberi manfaat nyata. Selain memperindah kawasan perkantoran, kebun ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan membangun budaya peduli lingkungan di kalangan aparatur pemerintah.
Deretan tanaman yang tumbuh rapi menjadi pemandangan yang kontras dengan kondisi masa lalu. Tempat yang dahulu identik dengan tumpukan sampah kini menghadirkan kesan asri, bersih, dan produktif. Perubahan tersebut menjadi pesan bahwa persoalan lingkungan dapat diatasi melalui komitmen bersama dan aksi nyata.
Untuk menjaga semangat para pengelola, Bupati Bone berencana menggelar perlombaan pengelolaan kebun antar-OPD. Kompetisi itu diharapkan mendorong kreativitas sekaligus menghadirkan inovasi dalam memanfaatkan ruang terbuka.
“Nanti akan kita perlombakan,” tegasnya.
Melalui Taman Sayur BerAmal, Pemerintah Kabupaten Bone ingin menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana. Dari lahan yang pernah dipenuhi sampah, kini tumbuh kebun yang memberi kehidupan, mempercantik lingkungan, dan menjadi inspirasi pemanfaatan ruang terbuka menjadi kawasan yang bersih, hijau, produktif, serta bernilai ekonomi. (*)


Tinggalkan Balasan