BONE– Langkah kaki ratusan alumni memenuhi halaman SMAN 8 Bone di Kecamatan Kajuara, Sabtu (1/8/2026). Di sekolah yang pernah menjadi tempat mereka menimba ilmu, berbagai generasi kembali dipertemukan oleh satu ikatan yang sama: rasa memiliki terhadap almamater.

Momentum itu menjadi lebih bermakna ketika Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMAN Kajuara/SMAN 8 Bone periode 2026–2031 dalam rangkaian Pelantikan dan Rapat Kerja IKA.

Mengusung tema “Bersatu dalam Silaturahmi, Bergerak untuk Almamater, Berkontribusi untuk Negeri,” kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang temu kangen para alumni, tetapi juga menandai dimulainya babak baru organisasi alumni yang diharapkan mampu memberi dampak nyata bagi sekolah dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maya Damayanti A. Akmal, S.P., Anggota DPRD Bone Bustanil Arifin dan Zainal Takdir, Camat Kajuara Andi Yulianto, S.E., M.Si., Plt Kepala UPT SMAN 8 Bone H. Dafris, S.Pd., M.Pd., para guru, alumni dari berbagai angkatan, serta sejumlah undangan.

Tidak hanya melantik kepengurusan baru, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan rapat kerja dan peluncuran website resmi IKA SMAN 8 Bone. Kehadiran platform digital itu diharapkan menjadi ruang komunikasi, pendataan, sekaligus memperkuat jejaring ribuan alumni yang tersebar di berbagai daerah.

Ketua panitia menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar seremonial organisasi.

“Hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagaimana organisasi ini mampu memberi kontribusi nyata bagi almamater,” ujarnya.

Sebanyak 123 pengurus dilantik, mulai dari unsur Dewan Penasihat, Dewan Pakar, Dewan Pertimbangan, para koordinator, hingga Pengurus Pusat. Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada tim perumus, panitia pelaksana, dan pihak sekolah yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

Bagi Camat Kajuara, Andi Yulianto, kehadiran IKA memiliki makna lebih dari sekadar organisasi alumni. Menurutnya, kepemimpinan Andi Akmal menjadi simbol kepedulian terhadap sekolah yang telah melahirkan banyak sumber daya manusia berkualitas.

“IKA bukan sekadar wadah berkumpulnya para alumni, tetapi menjadi jembatan emas yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Kami berharap IKA menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Andi Akmal Pasluddin mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menyebut, meski para alumni selama ini telah terhubung secara de facto, pelantikan kepengurusan menjadi tonggak penting lahirnya organisasi yang lebih kuat dan terstruktur.

“Hari ini kita meletakkan pondasi bagaimana alumni dapat terus berbakti kepada sekolah di masa yang akan datang. Alumni merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kemajuan sekolah sekaligus menjadi penyemangat bagi adik-adik yang masih menempuh pendidikan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa IKA SMAN 8 Bone memiliki potensi besar dengan sekitar 8.000 alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang. Mulai dari akademisi, profesor, dosen, anggota legislatif, pejabat pemerintahan, pengacara, hingga pelaku usaha dan profesional di sektor swasta.

Baginya, kekuatan terbesar organisasi bukan semata pada jumlah anggotanya, melainkan pada kemampuan membangun jejaring yang saling menguatkan.

“Jaringan inilah yang harus kita bangun. Semakin kuat jaringan alumni, semakin besar kontribusi yang bisa diberikan untuk sekolah maupun daerah,” tuturnya.

Peluncuran website resmi IKA pun dipandang sebagai langkah awal untuk menghimpun seluruh alumni dalam satu wadah yang memudahkan komunikasi, koordinasi, dan mempererat silaturahmi lintas generasi.

Lebih dari sekadar memimpin organisasi, Andi Akmal memaknai amanah tersebut sebagai ruang untuk terus memberi manfaat.

“Saya bersyukur sejauh mana amanah ini bisa saya manfaatkan untuk berkontribusi kepada sesama. Buat apa memiliki jabatan tinggi jika tidak bisa memberi manfaat,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Bone itu menegaskan bahwa organisasi alumni harus mampu menjadi kekuatan sosial yang ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa berbagai program Pemerintah Kabupaten Bone bersama Bupati Bone mulai menunjukkan hasil, mulai dari percepatan pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi yang meningkat, kondisi keuangan daerah yang semakin sehat, hingga komitmen mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) Istimewa agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan gratis tanpa syarat.

“Kami bertekad mewujudkan Bone Maberre, Bone yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan. Saya berharap IKA SMAN 8 Bone dapat menjadi bagian dari upaya tersebut, sekaligus terus berkontribusi bagi kemajuan almamater dan Kabupaten Bone,” tutupnya.

Bagi para alumni yang hadir, pelantikan itu bukan sekadar pergantian kepengurusan. Ia menjadi penanda bahwa ikatan yang dahulu terjalin di ruang-ruang kelas kini tumbuh menjadi jaringan besar yang siap memberi manfaat, tidak hanya bagi almamater, tetapi juga bagi masyarakat dan masa depan Kabupaten Bone. (*)