BONE–Dalam upaya memastikan keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Bone, Pemerintah Kabupaten Bone telah menyelenggarakan seleksi uji kelayakan dan kepatutan untuk Calon Anggota Dewan Pengawas dan Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Wae Manurung. Proses ini, yang dilaksanakan dengan transparansi dan integritas, merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan perusahaan daerah tersebut.

Seleksi yang digelar pada 21 Desember 2024 ini melibatkan berbagai tahapan ketat, meliputi psikotes, uji tertulis, penyusunan makalah, hingga presentasi makalah. Tim seleksi, yang diketuai oleh Penjabat Sekretaris Daerah Bone, Drs. A. Fajaruddin, MM, bekerja keras untuk menjaring kandidat terbaik berdasarkan kompetensi dan visi mereka dalam memajukan PDAM.

Pengumuman hasil seleksi, sebagaimana tertuang dalam Pengumuman Panitia Seleksi Nomor: 033/XII/PANSEL-BUMD/2024, dirilis pada 25 Desember 2024. Dari uji kelayakan dan kepatutan tersebut, terpilih tiga kandidat terbaik untuk posisi Dewan Pengawas dan delapan kandidat untuk posisi Direksi.

Untuk Dewan Pengawas, peringkat pertama diraih oleh Ahmad Harun, S.Sos., M.Ec.Dev dengan nilai akhir 7,70. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh Ramli, SH., MH (7,37) dan H. Andi Promal, ST., M.Si (7,34).

Sementara itu, pada kategori Direksi, Bruce Lee Yusuf, SE menjadi kandidat dengan nilai tertinggi (7,53), diikuti oleh Muh. Bachtiar Sairing, S.Sos (7,51), dan Eddy, S.Sos (7,48). Kandidat lainnya termasuk Ir. H. Amir Sanusi, MM (7,47) dan Abdul Rahim, S.Pd., M.Pd (7,43), yang juga menonjol dalam penilaian seleksi.

Selanjutnya, A. Wahyudi Taqwa B, SE nilai akhir 7,23, M. Adhar Lebaran, R nilai akhir 7,18 dan Alimin, S.Sos nilai akhir 6,45.

Para kandidat dengan peringkat tiga besar akan melangkah ke tahap wawancara langsung dengan Bupati Bone, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM). Dalam tahap ini, mereka akan memaparkan visi dan misi mereka untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan dan arah pengembangan PDAM Wae Manurung.

Proses ini tidak hanya menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Bone dalam memilih pemimpin yang kompeten, tetapi juga memastikan bahwa pengelolaan PDAM Wae Manurung dilakukan secara profesional dan akuntabel.

Seleksi ini diharapkan melahirkan pemimpin yang mampu mengatasi tantangan dalam penyediaan air bersih, inovatif dalam pengelolaan sumber daya, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, PDAM Wae Manurung dapat terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan air bersih di Kabupaten Bone.

Transparansi dan profesionalisme dalam proses ini adalah cerminan dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Semoga langkah ini menjadi awal dari pengelolaan perusahaan daerah yang lebih baik, lebih efisien, dan lebih berdampak. (*)