BONE — Langkah kecil dengan disiplin besar. Begitulah semangat yang terpancar dari Tim Polisi Cilik (Pocil) Polres Bone saat dilepas untuk membawa nama Kabupaten Bone ke ajang kompetisi tingkat Polda Sulawesi Selatan di Kota Makassar.
Tim Pocil Polres Bone sebelumnya berhasil keluar sebagai juara pertama Kompetisi Zona 4 Polda Sulawesi Selatan. Prestasi tersebut mengantarkan mereka menjadi wakil wilayah untuk mengikuti rangkaian event dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang dipusatkan di Kota Makassar tahun 2026.
Pelepasan tim berlangsung di Pelataran Mapolres Bone, Rabu (16/9/2026). Suasana penuh kebanggaan terlihat dari jajaran pemerintah daerah, kepolisian, hingga para orang tua yang hadir mendampingi anak-anak mereka.
Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi melepas keberangkatan Tim Pocil Polres Bone. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakapolres Bone Kompol Antonius Tutleta, S.Pd., jajaran PJU Polres Bone, serta para orang tua anggota Pocil.
Di hadapan para peserta, Andi Akmal menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kedisiplinan yang telah ditunjukkan selama mengikuti pembinaan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bone, Bapak Bupati, saya, dan seluruh masyarakat Bone, tentu merasa bangga kepada anak-anakku sekalian. Kalian telah bersemangat mengikuti pembinaan dan latihan bersama para pembina dari Polres Bone. Ini merupakan sesuatu yang patut kita apresiasi,” ujar Andi Akmal.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, keberadaan Pocil memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kompetisi. Di balik seragam dan gerakan yang dilatih berulang kali, terdapat proses pembentukan karakter yang dimulai sejak usia dini.
Melalui program tersebut, anak-anak diperkenalkan pada pentingnya disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sekaligus kesadaran terhadap aturan dan keselamatan berlalu lintas.
“Melalui kegiatan Polisi Cilik ini, kita berharap tumbuh kesadaran sejak dini tentang kepolisian, khususnya mengenai ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Anak-anak kita mendapatkan pengetahuan sekaligus ditempa melalui latihan yang mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama,” katanya.
Pesan itu menjadi penting di tengah upaya membangun generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Andi Akmal juga mengaitkan pembinaan generasi muda dengan pembangunan daerah secara keseluruhan. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Bone di berbagai bidang membutuhkan dukungan suasana yang aman, tertib, dan kondusif.
Pembangunan di bidang kesehatan maupun perekonomian, kata dia, tidak dapat berjalan optimal tanpa keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pembangunan di Kabupaten Bone dapat kita nikmati karena adanya kerja sama dan sinergi. Tetapi pembangunan tidak akan berjalan dengan baik kalau tidak didukung ketertiban dan keamanan,” ujarnya.
Karena itu, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bone dan Polres Bone diharapkan tidak berhenti pada persoalan keamanan. Kerja sama juga diarahkan pada upaya membangun karakter anak-anak sebagai bagian dari investasi generasi masa depan.
“Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bone bersama Polres Bone akan terus bersinergi, termasuk dalam membangun karakter dan pendidikan anak-anak kita sejak dini,” lanjutnya.
Kini, tantangan berikutnya menanti. Setelah menorehkan prestasi sebagai juara pertama di Zona 4, Tim Pocil Polres Bone akan berangkat ke Makassar untuk menghadapi rangkaian kompetisi dalam peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.
Di tengah persiapan menuju panggung yang lebih besar, Wakil Bupati Bone mengingatkan para peserta agar tidak kehilangan kepercayaan diri.
Latihan yang telah dijalani, kata dia, harus menjadi modal untuk tampil maksimal.
“Anak-anak sekalian, tampilkan saja seluruh kemampuan terbaik yang sudah kalian latih selama ini. Tampil percaya diri, karena kalau latihan sudah maksimal dan ikhtiar sudah dilakukan, selanjutnya kita berdoa,” pesannya.
Namun, di balik target prestasi, Andi Akmal mengingatkan bahwa pengalaman dan proses yang dijalani para peserta jauh lebih penting.
Ia meminta para anggota Pocil tidak terbebani oleh hasil akhir perlombaan. Yang terpenting, seluruh kemampuan dikeluarkan dan semangat tetap terjaga.
“Apa pun hasilnya nanti, kita terima dengan lapang dada. Namun tentu kita berharap perjuangan kalian dapat memberikan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Bone dan Polres Bone,” pungkasnya.
Perjalanan Tim Pocil Polres Bone menuju Makassar pun bukan sekadar perjalanan untuk mengejar piala. Mereka membawa nama Kabupaten Bone sekaligus Polda Sulawesi Selatan.
Di balik langkah seragam dan barisan yang rapi, ada harapan agar pengalaman tersebut menjadi bekal bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan memahami pentingnya tertib berlalu lintas.
Dari Bone, mereka berangkat membawa prestasi. Ke Makassar, mereka membawa harapan.
Dan apa pun hasil kompetisi nanti, proses panjang berupa latihan, kedisiplinan, kebersamaan, serta keberanian untuk tampil menjadi bagian penting dari perjalanan mereka. (*)


Tinggalkan Balasan