BONE — Semangat dan kerja keras peserta didik Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Bone kembali membuahkan hasil membanggakan. Dalam Perkemahan Pramuka Tahun 2026 tingkat Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kontingen MIN 8 Bone berhasil memborong 10 prestasi dari berbagai cabang perlombaan.

Perkemahan yang dipusatkan di Kelurahan Pappolo, Kecamatan Tanete Riattang, tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk belajar tentang disiplin, kemandirian, kerja sama, dan sportivitas.

Di tengah persaingan antarpeserta dari berbagai sekolah dan madrasah, siswa-siswi MIN 8 Bone mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Raihan tersebut sekaligus menempatkan MIN 8 Bone sebagai salah satu kontingen dengan perolehan juara terbanyak.

Sepuluh prestasi yang berhasil diraih yakni Juara I Lagu Solo, Juara I Fashion Show, Juara I Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB), Juara II Vokal Group, Juara II Pioneering, Juara II Memecahkan Sandi, Juara III Menggambar PA, Juara III Tari Tambang, Juara III Ranking I PI, serta Harapan II Ranking I PA.

Bagi para peserta, setiap perlombaan menjadi pengalaman yang berharga. Mereka tidak hanya dituntut untuk tampil maksimal, tetapi juga belajar mengendalikan diri, membangun kekompakan, dan saling mendukung sebagai satu tim.

Keberhasilan tersebut tentu tidak diraih secara instan. Persiapan dilakukan dengan sungguh-sungguh melalui latihan dan pendampingan. Dukungan para pembina Pramuka, pendamping, kepala madrasah, serta seluruh keluarga besar MIN 8 Bone menjadi bagian penting dari perjalanan menuju prestasi tersebut.

Kepala MIN 8 Bone, Hj. Harnidah, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas capaian peserta didiknya.

“Alhamdulillah, MIN 8 Bone berhasil meraih juara terbanyak. Prestasi ini adalah hasil kerja keras dan kekompakan seluruh tim. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah,” ujarnya, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, keberhasilan peserta didik dalam ajang Pramuka tidak semata-mata diukur dari jumlah piala yang dibawa pulang. Lebih dari itu, proses selama mengikuti kegiatan menjadi bagian dari pembentukan karakter anak.

Kegiatan kepramukaan mengajarkan peserta didik untuk berani mengambil tanggung jawab, menghargai orang lain, bekerja dalam kelompok, serta memiliki rasa percaya diri. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus terbawa dalam kehidupan mereka, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.

Semangat para peserta juga terlihat sepanjang pelaksanaan perkemahan. Setiap perlombaan diikuti dengan antusias dan penuh sportivitas. Kemenangan disambut dengan sukacita, sementara setiap proses menjadi pengalaman untuk terus belajar dan berkembang.

Bagi MIN 8 Bone, sepuluh prestasi tersebut menjadi lebih dari sekadar catatan kejuaraan. Raihan itu menjadi gambaran bahwa pembinaan peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi jalan untuk menemukan dan mengembangkan potensi anak.

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen MIN 8 Bone untuk terus memberikan ruang kepada peserta didik dalam mengembangkan bakat dan kemampuan mereka. Dari lapangan Pramuka, anak-anak belajar bahwa prestasi lahir dari latihan, disiplin, keberanian, dan kekompakan.

Kini, setelah membawa pulang sederet penghargaan dari Perkemahan Pramuka 2026, para peserta didik MIN 8 Bone diharapkan tidak berhenti pada pencapaian tersebut. Sepuluh prestasi yang diraih menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh dan kembali mengharumkan nama madrasah dalam berbagai ajang berikutnya. (*)