
BONE– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di Desa Cabbeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Rabu (5/8).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai wujud kepedulian sosial serta implementasi Pemasyarakatan yang berdampak bagi masyarakat.
Kegiatan penyaluran bantuan dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Kelas IIA Watampone bersama staf. Dalam pelaksanaannya, bantuan sosial disalurkan secara langsung kepada 10 rumah penerima manfaat di Desa Cabbeng yang telah didata sebagai masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok yang terdiri dari minyak goreng dan telur. Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian Lapas Watampone terhadap lingkungan sekitar.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menyemarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Selain sebagai bentuk pengabdian sosial, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Lapas Watampone dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang humanis, peduli, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, menyampaikan bahwa kegiatan bantuan sosial merupakan bagian dari implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menekankan pentingnya kehadiran Pemasyarakatan di tengah masyarakat.
“Momentum peringatan Hari Kemerdekaan menjadi pengingat bagi kita untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan bantuan sosial ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan baik antara Lapas Watampone dengan lingkungan sekitar,” ujar Rahnianto.
Rahnianto menambahkan, kegiatan sosial akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pendataan masyarakat yang membutuhkan serta melibatkan seluruh jajaran Lapas Watampone dalam berbagai aksi kemanusiaan. Menurutnya, kehadiran Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.
Melalui kegiatan bantuan sosial ini, Lapas Kelas IIA Watampone kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan Pemasyarakatan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan, kegiatan tersebut dapat memperkuat kepedulian sosial, mempererat sinergi dengan masyarakat, serta menumbuhkan citra positif Pemasyarakatan sebagai institusi yang hadir, peduli, dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.


Tinggalkan Balasan