BONE– Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone, Rahnianto, menghadiri Pre-Competition Concert Bone Choir – Goes to 15th Bali International Choir Festival 2026 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Makkasau Bone, Sabtu (18/7).
Kehadiran Kalapas merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan seni budaya sekaligus apresiasi kepada generasi muda Kabupaten Bone yang akan mewakili daerah pada ajang paduan suara bertaraf internasional.
Konser pra-keberangkatan tersebut menjadi momentum bagi Bone Choir untuk mempersembahkan penampilan terbaik sekaligus memohon doa dan dukungan masyarakat sebelum berlaga pada 15th Bali International Choir Festival 2026. Kegiatan turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta para pecinta seni dan musik di Kabupaten Bone.
Dalam penampilannya, Bone Choir membawakan sejumlah repertoar yang menunjukkan kualitas musikalitas, kekompakan, serta dedikasi tinggi para anggotanya. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan diharapkan menjadi bekal semangat bagi tim untuk mengharumkan nama Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, dan Indonesia di tingkat internasional.
Kalapas Watampone, Rahnianto, menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan nyata terhadap putra-putri daerah yang telah menunjukkan prestasi di bidang seni.
“Prestasi tidak hanya lahir dari bidang akademik maupun olahraga, tetapi juga melalui seni dan budaya. Bone Choir telah membuktikan bahwa generasi muda Kabupaten Bone memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional. Kami berharap seluruh anggota Bone Choir dapat memberikan penampilan terbaik, menjaga kekompakan, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Bone dan Indonesia,” ujar Rahnianto.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan Bone Choir menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, serta menjaga nilai-nilai kebersamaan dan persatuan melalui seni.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang penuh semangat, tertib, aman, dan lancar. Selain menjadi ajang apresiasi terhadap karya seni, konser ini juga mempererat sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, komunitas seni, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda.


Tinggalkan Balasan