BONE – Menjaga daya beli masyarakat tidak hanya bergantung pada kondisi pasar, tetapi juga pada kesigapan pemerintah dalam mengantisipasi berbagai potensi gejolak harga. Atas dasar itulah, Pemerintah Kabupaten Bone terus memperkuat koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Komitmen tersebut terlihat saat Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., memimpin Rapat Teknis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bone di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bone, Jumat (17/7/2026).
Suasana rapat berlangsung serius namun konstruktif. Berbagai perangkat daerah dan instansi terkait duduk bersama menyamakan langkah dalam menyusun strategi pengendalian inflasi yang efektif, mulai dari pemantauan harga kebutuhan pokok, menjaga kelancaran distribusi barang, hingga memastikan ketersediaan pasokan di tengah masyarakat.
Pelaksanaan rapat ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 100.3.4/8749/Biro Ekbang tanggal 8 Juli 2026 tentang Penanganan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Provinsi Sulawesi Selatan. Surat edaran tersebut menjadi pedoman bagi pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi potensi kenaikan harga komoditas strategis.
Melalui forum TPID, Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya untuk bergerak cepat dan responsif dalam menjaga stabilitas harga. Koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar setiap potensi gangguan pasokan maupun fluktuasi harga dapat diantisipasi sejak dini.
Bagi masyarakat, upaya pengendalian inflasi bukan sekadar persoalan angka dalam laporan ekonomi. Stabilitas harga kebutuhan pokok berpengaruh langsung terhadap daya beli, keberlangsungan usaha pelaku UMKM, hingga kesejahteraan keluarga. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong langkah-langkah konkret agar harga tetap terkendali dan pasokan barang kebutuhan masyarakat tetap tersedia.
Melalui rapat teknis ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap seluruh anggota TPID dapat memperkuat kolaborasi, meningkatkan efektivitas pengawasan di lapangan, serta mempercepat implementasi berbagai kebijakan pengendalian inflasi demi menjaga stabilitas ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat Bone. (*)


Tinggalkan Balasan