BONE — Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Bone sukses menyelenggarakan Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) pada 18–19 Juli 2026 dengan mengusung tema “Optimalisasi Komitmen dan Kolaborasi Menuju Muktamar V Wahdah Islamiyah”. Kegiatan yang diikuti oleh 103 peserta ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi, penguatan sinergi, serta penyamaan visi dalam mengemban amanah dakwah.

Ketua Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Bone, Ustadzah Sri Rahayu, S.Kel., dalam arahannya menegaskan bahwa Musyawarah Pengurus Pleno merupakan wadah untuk saling mengevaluasi dan memberikan masukan terbaik demi kemajuan dakwah.

“MPP adalah sarana untuk saling mengevaluasi dan memberi saran terbaik. Karena itu, mari berperan aktif. Pupuk komitmen dan optimalkan kolaborasi untuk menebar manfaat dan kebaikan di tengah begitu banyaknya kemaksiatan yang terjadi di masyarakat hari ini. Perkuat kesabaran dalam menjalankan setiap amanah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Bone, Ustadz Jamil Ismail, Lc., mengajak seluruh pengurus untuk terus memperkuat ukhuwah dan kerja sama di setiap lini organisasi. “Perkuat kebersamaan dan kolaborasi dalam unit masing-masing,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Muslimah Wahdah Wilayah Sulawesi Selatan, Ustadzah Megawati Abdul Kadir, memberikan penguatan mengenai pentingnya memaknai amanah dakwah sebagai tanggung jawab besar yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Ta’ala.

Beliau menyampaikan bahwa seluruh capaian yang diraih Wahdah Islamiyah hingga saat ini merupakan hasil akumulasi dari kerja kolektif seluruh elemen organisasi, mulai dari tingkat kecamatan, daerah, hingga pusat.

“Semua pencapaian terbaik saat ini adalah akumulasi dari setiap kinerja semua, mulai dari kecamatan, daerah, sampai tingkat pusat. Di bumi Allah Ta’ala ditakdirkan untuk amanah ini, tidak bergeser kaki ini hingga ditanya mengenai amanah ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa dakwah membutuhkan analisis yang matang. Keberhasilan dakwah tidak semata diukur dari banyaknya program yang terlaksana atau tingginya eksistensi organisasi, melainkan sejauh mana program-program tersebut mampu meredam kemaksiatan, mencegah kemungkaran, dan menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat.

Mengutip kandungan Surah Al-Fath, beliau mengingatkan pentingnya meneladani sifat para sahabat Rasulullah ﷺ yang penuh kesungguhan dalam menjalankan dakwah. Program-program yang dijalankan hendaknya berorientasi pada kemaslahatan umat, memperkuat nilai-nilai Islam, serta menghadirkan dampak nyata yang membuat kemungkaran semakin teredam dan syiar Islam semakin kokoh.

Melalui Musyawarah Pengurus Pleno ini, diharapkan seluruh pengurus Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Bone semakin solid dalam membangun kolaborasi, menguatkan komitmen, dan meningkatkan kualitas pelayanan dakwah sebagai bagian dari ikhtiar menyongsong Muktamar V Wahdah Islamiyah. (*)