BONE — Aula Beramal di Rumah Jabatan Wakil Bupati Bone dipenuhi semangat sekaligus haru. Di antara senyum bangga para orang tua dan tatapan penuh harapan para dosen, 20 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone (Unim Bone) bersiap mengawali perjalanan yang akan mengubah cara pandang mereka terhadap dunia.

Selama hampir satu tahun ke depan, mereka akan menjalani Program Magang Internasional di Taiwan. Bukan sekadar belajar bekerja di sektor perhotelan dan industri, tetapi juga menempa karakter, mengasah keterampilan, serta membangun mental untuk bersaing di tingkat global.

Keberangkatan para mahasiswa itu secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M., bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Bone, Dr. H. Muhammad Jafar, S.Pd., M.Pd., dalam prosesi pembekalan dan pelepasan yang berlangsung di Aula Beramal, Jumat (17/7/2026).

Momentum tersebut menjadi simbol bahwa anak-anak muda Bone memiliki peluang yang sama untuk berkembang di panggung internasional. Kesempatan yang dahulu mungkin hanya menjadi impian, kini mulai menjadi kenyataan melalui program yang dibangun Universitas Muhammadiyah Bone.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone menyampaikan apresiasi atas komitmen Unim Bone yang terus membuka jalan bagi mahasiswanya untuk memperoleh pengalaman kerja di luar negeri. Menurutnya, pengalaman internasional bukan hanya tentang bekerja di negara lain, melainkan juga tentang belajar menghargai waktu, disiplin, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi dengan budaya yang berbeda.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jaga nama baik diri, keluarga, almamater, dan Kabupaten Bone selama berada di Taiwan. Tunjukkan bahwa generasi muda Bone mampu bersaing dan memberikan yang terbaik di tingkat internasional,” pesan Andi Akmal.

Ia berharap seluruh peserta mampu menyerap ilmu pengetahuan, teknologi, serta budaya kerja modern selama berada di Taiwan. Pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti menjadi pencapaian pribadi, tetapi menjadi bekal ketika kembali ke Bone untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, keberangkatan mahasiswa ke luar negeri bukan hanya prestasi akademik, tetapi juga investasi sumber daya manusia. Semakin banyak generasi muda yang memiliki pengalaman internasional, semakin besar pula peluang lahirnya inovasi dan peningkatan kualitas tenaga kerja di daerah.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bone, Dr. H. Muhammad Jafar, menegaskan bahwa program magang internasional merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi persaingan global. Dunia kerja saat ini, katanya, membutuhkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman lintas budaya, kemampuan komunikasi, serta etos kerja yang kuat.

Ia mengingatkan para mahasiswa agar menjaga disiplin, bekerja secara profesional, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperluas wawasan serta membangun jejaring internasional yang kelak menjadi modal berharga dalam perjalanan karier mereka.

Di balik seremoni pelepasan itu, tersimpan cerita perjuangan setiap mahasiswa yang akan berangkat. Ada doa orang tua yang mengiringi, ada harapan kampus yang dititipkan, dan ada nama Kabupaten Bone yang akan mereka bawa ke negeri orang.

Suasana haru begitu terasa ketika para orang tua memberikan pelukan terakhir sebelum anak-anak mereka memulai perjalanan panjang menuju Taiwan. Bagi sebagian keluarga, inilah kali pertama melepas putra-putri mereka merantau hingga ke luar negeri.

Namun di balik rasa cemas itu, tersimpan kebanggaan. Sebab hari itu, 20 mahasiswa Unim Bone tidak hanya membawa koper berisi pakaian dan perlengkapan, tetapi juga membawa mimpi, harapan, serta tekad untuk kembali dengan pengalaman dan kompetensi baru.

Langkah mereka menuju Taiwan menjadi bukti bahwa generasi muda Bone mampu menembus batas geografis dan bersaing di tingkat internasional. Ketika nanti mereka pulang, yang dibawa bukan sekadar cerita dari negeri seberang, melainkan pengetahuan, keterampilan, dan semangat baru yang diharapkan dapat menjadi bagian dari kemajuan Kabupaten Bone. (*)