Bone — Pemerintah Kabupaten Bone merilis daftar rekapitulasi hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang tersebar di seluruh kecamatan. Berdasarkan data yang dihimpun, total hewan kurban yang tercatat mencapai 4.672 ekor, terdiri atas 4.596 ekor sapi/kerbau dan 197 ekor kambing/domba, termasuk hewan kurban dari Gabungan OPD.
Kecamatan Libureng menjadi wilayah dengan jumlah hewan kurban terbanyak, yakni 345 ekor, terdiri dari 339 ekor sapi/kerbau dan 6 ekor kambing/domba. Disusul Tellu Siattinge dengan 293 ekor, kemudian Tanete Riattang Barat sebanyak 278 ekor, serta Dua Boccoe sebanyak 259 ekor.
Sementara itu, beberapa kecamatan lain juga mencatat jumlah hewan kurban yang cukup tinggi, di antaranya Tanete Riattang sebanyak 236 ekor, Bengo 234 ekor, dan Sibulue 225 ekor.
Untuk kategori kambing/domba, Tanete Riattang Barat menjadi penyumbang terbanyak dengan 43 ekor, diikuti Kajuara sebanyak 30 ekor, serta Kahu, Salomekko, dan Tanete Riattang masing-masing 12 ekor.
Di sisi lain, jumlah hewan kurban terendah tercatat di Tellu Limpoe sebanyak 41 ekor, sedangkan Cenrana dan Ulaweng masing-masing mencatat 76 dan 79 ekor.
Selain kontribusi dari kecamatan, Gabungan OPD juga turut berpartisipasi dengan menyalurkan 45 ekor hewan kurban, terdiri dari sapi/kerbau dan kambing/domba.
Data ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dan berbagai instansi dalam pelaksanaan ibadah kurban pada Iduladha tahun 1447 H/2026 M sebagai bentuk kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada sesama.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM menyampaikan bahwa kondisi laporan hewan qurban Idul Adha 1447 H / 2026 M di Kabupaten Bone masih bersifat sementara dan berpotensi mengalami penambahan. Hal ini dikarenakan masih terdapat beberapa kecamatan yang terus menyampaikan tambahan data hewan qurban. Pemerintah Kabupaten Bone akan terus melakukan pemantauan dan pembaruan data secara berkala guna memastikan perkembangan laporan tetap akurat dan terupdate.
Bagi Bupati Bone, kurban bukan sekadar ibadah tahunan. Di dalamnya terdapat nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan yang menjadi penguat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Kami berharap keluarga sahabat yang berkurban mendapatkan manfaat dan keberkahan dari kegiatan ini. Kita ingin sama-sama menikmati hari raya ini; mereka senang, kita juga senang,” tutupnya. (*)


Tinggalkan Balasan