BONE– Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman turun langsung memantau lokasi kebakaran yang melanda perusahaan percetakan Trias Muda di Jalan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Rabu 13 Mei 2026. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bone itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa salah satu usaha percetakan terbesar di Bone tersebut.

Kebakaran hebat yang terjadi pada Selasa malam, 12 Mei 2026 sekitar pukul 23.00 Wita itu menghanguskan ruang produksi percetakan Trias Muda. Sejumlah alat percetakan, mesin press, hingga perlengkapan produksi lainnya mengalami kerusakan parah dengan estimasi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Di tengah puing-puing sisa kebakaran dan aroma asap yang masih terasa, Bupati Bone memberikan semangat kepada pemilik usaha agar tetap tabah menghadapi cobaan tersebut. Menurutnya, setiap musibah adalah ujian dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang harus dihadapi dengan kesabaran dan keteguhan hati.

“Semua ini adalah ujian. Kita berharap pemilik usaha tetap kuat dan sabar menghadapi musibah ini,” ujar Bupati Bone saat meninjau lokasi kebakaran.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Bupati untuk mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia menegaskan bahwa musibah kebakaran dapat terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja apabila tidak ada kehati-hatian dalam penggunaan listrik maupun aktivitas rumah tangga.

Ia mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing serta memastikan seluruh peralatan memasak maupun perangkat elektronik telah dimatikan dengan baik sebelum ditinggalkan.

“Kebakaran tidak mengenal siapa. Karena itu masyarakat harus selalu berhati-hati dan waspada,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bone juga menyampaikan apresiasi kepada personel Satuan Tugas Pemadam Kebakaran yang bergerak cepat mengendalikan api sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian. Kecepatan penanganan dinilai menjadi faktor penting dalam meminimalisir dampak kebakaran yang lebih luas.

Ia menilai pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kebencanaan dan keadaan darurat, harus terus ditingkatkan. Pemerintah Kabupaten Bone, kata dia, akan terus berupaya memperkuat sarana dan prasarana pemadam kebakaran demi memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tengah mendorong penambahan fasilitas operasional pemadam kebakaran, termasuk pengadaan armada baru serta perlengkapan pendukung lainnya. Bahkan, ia menyebut adanya bantuan armada dari luar negeri untuk mendukung pelayanan Damkar di Kabupaten Bone.

Tak hanya itu, inovasi lain yang juga tengah dipersiapkan adalah pengadaan motor pemadam kebakaran yang dapat menjangkau lorong-lorong sempit dan kawasan padat penduduk yang sulit diakses mobil besar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat sistem penanganan kebakaran sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas permukiman dan usaha di wilayah perkotaan. (*)