MAGELANG– Di tengah udara sejuk Akademi Militer Magelang, ratusan pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia berkumpul dalam satu irama: belajar, berdiskusi, dan menempa kembali makna kepemimpinan. Di antara mereka, sosok Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, SH tampil mencuri perhatian bukan sekadar karena jabatannya, tetapi juga karena caranya membawa diri.

Balutan seragam loreng Komponen Cadangan (Komcad) yang dikenakan seluruh peserta tak menghapus sisi elegan yang melekat padanya. Justru sebaliknya, di balik nuansa militer yang tegas, Andi Tenri tampil percaya diri, rapi, dan tetap memancarkan karisma. Ia menjadi gambaran bahwa kepemimpinan tak selalu harus kaku—ia bisa hadir dengan kehangatan dan sentuhan personal.

Retret nasional yang berlangsung pada 15–19 April 2026 ini merupakan bagian dari Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD), yang digelar oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia serta asosiasi DPRD se-Indonesia. Dengan jumlah peserta yang mencapai ratusan orang, forum ini menjadi ruang bertemunya berbagai perspektif kepemimpinan dari seluruh penjuru negeri.

Bagi Andi Tenri, kegiatan ini bukan sekadar agenda formal. Lewat unggahan di media sosialnya, ia membagikan potret kebersamaan senyum, diskusi, hingga momen santai bersama sesama Ketua DPRD. Dari sana terlihat, retret ini juga menjadi ruang membangun jejaring, mempererat relasi, dan saling belajar dari pengalaman masing-masing daerah.

Selama lima hari, para peserta menjalani pembelajaran intensif: mulai dari penguatan fungsi legislasi, penganggaran, hingga pengawasan. Materi yang disampaikan oleh para ahli dan menteri Kabinet Merah Putih menjadi bekal strategis untuk menjawab tantangan pemerintahan daerah yang semakin kompleks.

Menurut Andi Tenri, retret ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan arah. DPRD tidak hanya dituntut memahami tugasnya, tetapi juga mampu menyelaraskan langkah dengan kebijakan nasional, termasuk dalam mengawal agenda besar seperti Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden.

Lebih dari itu, ia melihat pentingnya membangun koordinasi lintas daerah. Dari Magelang, lahir harapan bahwa sinergi antar pimpinan DPRD dapat mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menariknya, di tengah padatnya agenda, kehangatan justru hadir dari momen sederhana. Kunjungan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman pada Sabtu, 18 April 2026, menjadi kejutan yang membekas. Dalam unggahan singkatnya, Andi Tenri menulis penuh rasa hormat dan kedekatan, “Dijenguk pak Bupatiku… Terima kasih Puang.”

Momen itu seakan menegaskan bahwa di balik forum formal dan seragam loreng yang seragam, ada relasi kemanusiaan yang tetap hidup antara pemimpin daerah yang saling mendukung.

Pada akhirnya, seragam Komcad yang dikenakan bukan sekadar pakaian. Ia menjadi simbol disiplin, kebersamaan, dan semangat kebangsaan. Dan bagi Andi Tenri Walinonong, retret ini bukan hanya tentang belajar menjadi pemimpin yang lebih baik tetapi juga tentang merawat nilai, membangun jejaring, dan membawa pulang semangat baru untuk Bone. (*)