BONE– Rumah Jabatan Bupati Bone, Sabtu pagi (4/4/2026), menjadi saksi lahirnya sebuah langkah strategis yang tidak sekadar seremonial. Di ruang yang sarat makna itu, Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui perlindungan bagi pelaku usaha kecil.

Di hadapan sejumlah pejabat dan perwakilan perusahaan, Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Syafruddin dari PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo). Momen ini menandai dimulainya sinergi strategis yang menyasar langsung jantung ekonomi rakyat: sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kerja sama ini tidak hanya berbicara soal angka dan administrasi. Lebih dari itu, ia menghadirkan rasa aman—sesuatu yang kerap menjadi kendala terbesar bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Melalui skema penjaminan suretyship dan asuransi umum, para pelaku usaha kini memiliki perlindungan yang memungkinkan mereka melangkah lebih berani dalam mengakses pembiayaan dan memperluas usaha.

Syafruddin menegaskan, kolaborasi ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kerja sama ini adalah wujud komitmen kami dalam melindungi dan memberikan dukungan penuh kepada sektor UMKM di Kabupaten Bone. Kami siap bersinergi membantu Bapak Bupati dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui proteksi asuransi yang tepat guna,” ujarnya.

Sebagai bagian dari holding Indonesia Financial Group, PT Asuransi Kredit Indonesia memiliki peran penting dalam membuka akses pembiayaan bagi UMKM, terutama melalui penjaminan kredit ke sektor perbankan—sebuah langkah yang selama ini menjadi jembatan antara usaha kecil dan lembaga keuangan.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menyambut kerja sama ini dengan optimisme. Baginya, kehadiran sektor perasuransian bukan hanya pelengkap, melainkan fondasi penting dalam membangun kepercayaan pelaku usaha.

“Kolaborasi ini sangat krusial, khususnya dalam memberikan kepastian hukum dan proteksi bagi UMKM kita yang sedang tumbuh,” ungkapnya.

Namun, kerja sama ini tidak berhenti pada aspek ekonomi semata. Di sela penandatanganan MoU, Askrindo juga menyerahkan bantuan satu unit motor pengangkut sampah kepada Pemkab Bone sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bantuan tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan.

“Ini adalah aksi nyata dalam menjaga lingkungan. Kami mengapresiasi Askrindo yang tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga peduli pada kebersihan dan aspek sosial di daerah kami,” tambah Bupati.

Disaksikan oleh Pimpinan Wilayah 7 Makassar Ceri Fertiliawan dan Pimpinan Cabang Makassar Danny Supriyanto, kolaborasi ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi berbagai inovasi dukungan ekonomi ke depan.

Lebih dari sekadar kerja sama, sinergi ini menjadi harapan baru—bahwa UMKM di Bone tidak lagi berjalan sendiri, melainkan didampingi dengan sistem perlindungan yang kuat, menuju ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan. (*)