BATAM – Planet Holiday Hotel & Residence, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2026), dipenuhi semangat kolaborasi. Selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juli 2026, para wakil bupati dan wakil wali kota dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (ASWAKADA), sebuah forum yang menjadi ruang belajar sekaligus wadah memperkuat sinergi antardaerah.
Di antara para peserta, hadir Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., yang membawa semangat Pemerintah Kabupaten Bone untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan daerah dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Mengusung tema “Penguatan ASWAKADA sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah dalam Tata Kelola, Advokasi Kebijakan, dan Sinergi Pembangunan Nasional,” kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar forum akademik. Bimtek menjadi ruang bertukar pengalaman, berbagi praktik baik, hingga merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.
Dalam sambutannya, Ketua Umum ASWAKADA, Ir. H. Armuji, S.H., menegaskan bahwa organisasi tersebut hadir untuk memperkuat peran strategis wakil kepala daerah sebagai mitra kepala daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, partisipatif, dan akuntabel.
Menurutnya, wakil kepala daerah memiliki posisi penting dalam memastikan program pembangunan berjalan optimal sekaligus menjadi penghubung yang efektif antara kebijakan pemerintah pusat dan implementasinya di daerah.
Ia pun mengajak seluruh wakil kepala daerah untuk terus meningkatkan kompetensi, mempererat kolaborasi, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, melalui forum ini lahir berbagai inovasi dan solusi yang mampu mempercepat pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Selama pelaksanaan Bimtek, peserta memperoleh berbagai materi strategis dari sejumlah direktorat di Kementerian Dalam Negeri. Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum memaparkan penguatan posisi strategis wakil kepala daerah dalam sistem pemerintahan, arah baru tata kelola politik, serta relevansinya terhadap revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah membahas optimalisasi fungsi wakil kepala daerah dalam pengelolaan keuangan daerah sebagai strategi mempercepat penyerapan anggaran dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan.
Tak kalah penting, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah memaparkan penguatan kelembagaan ASWAKADA, tata kelola organisasi, hingga pengembangan sumber daya manusia agar mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan regulasi yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Bagi Wakil Bupati Bone, forum nasional seperti ini memiliki nilai yang jauh melampaui penyampaian materi. Menurut Andi Akmal Pasluddin, Bimtek menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat koordinasi dengan daerah lain dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang.
Ia menilai berbagai materi yang diperoleh selama kegiatan akan menjadi referensi penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bone, terutama dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik, mempercepat pelaksanaan program prioritas, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat.
Komitmen tersebut sejalan dengan harapan Pemerintah Kabupaten Bone agar hasil Bimtek ASWAKADA tidak berhenti sebagai pengetahuan semata, tetapi mampu diwujudkan dalam langkah-langkah nyata di daerah. Melalui peningkatan kapasitas aparatur, penguatan tata kelola pemerintahan, dan sinergi lintas sektor, pembangunan di Kabupaten Bone diharapkan semakin efektif, akuntabel, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dari Batam, semangat kolaborasi itu pun dibawa pulang. Sebab, pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan para pemimpinnya untuk terus belajar, beradaptasi, dan membangun kerja sama demi menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. (*)


Tinggalkan Balasan