BONE — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM., menyampaikan rencana kunjungan kerja Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., ke Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Rencana tersebut menjadi kabar yang membanggakan bagi masyarakat Bumi Arung Palakka.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Bupati Bone usai menerima kunjungan perwakilan staf Angkatan Udara, Letkol Pnb Reza Alkautsar, di Rumah Jabatan Bupati Bone, Kota Watampone, Rabu (16/7/2025). Pertemuan tersebut menjadi awal koordinasi untuk memastikan kunjungan orang nomor satu di jajaran TNI AU tersebut berjalan lancar dan penuh makna.
“Silaturahmi dan penyampaian kunjungan KSAU di Bone,” ujar Andi Asman Sulaiman usai pertemuan.
Dalam kunjungan persiapan ini, Letkol Pnb Reza Alkautsar hadir mewakili pihak TNI AU untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Salah satu agenda pentingnya adalah meninjau kesiapan penyambutan yang akan dilakukan dengan penuh nuansa kearifan lokal Bugis.
Disambut Adat Bugis dan Gelar Kehormatan
Bupati Bone mengungkapkan, rencananya KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono akan disambut dengan prosesi adat Bugis. Bahkan, pemberian gelar adat juga akan menjadi bagian dari rangkaian penyambutan sebagai bentuk penghormatan masyarakat Bone terhadap tamu kehormatan.
“Beliau akan melihat gelar budaya Bone dan panen,” tambah Andi Asman Sulaiman.
Selain prosesi budaya, rencananya KSAU juga akan menyaksikan panen bersama masyarakat, menandakan dukungan nyata TNI AU terhadap ketahanan pangan di daerah.
Simbol Penghormatan dan Penguatan Hubungan
Sebagai tuan rumah, Bupati Bone berharap seluruh rangkaian kunjungan dapat dipersiapkan sebaik mungkin. Penyambutan dengan adat Bugis diyakini bukan hanya menjadi simbol penghormatan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI AU dengan pemerintah daerah dan masyarakat Bone.
“Kunjungan ini diharapkan semakin mempererat hubungan serta mendukung pembangunan daerah,” pungkas Bupati Bone.
Dengan rencana kunjungan ini, Kabupaten Bone kembali menunjukkan komitmennya menjaga budaya, merawat kearifan lokal, sekaligus menjalin sinergi lintas sektor demi kemajuan daerah. (*)



Tinggalkan Balasan