BONE–Komunitas motor tua Vespa Sarungan Bone (VSB) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar kegiatan Riding Bersama Anak Yatim pada bulan Ramadan. Kegiatan ini bukan sekadar ajang berkendara, tetapi juga bertujuan untuk memberikan pengalaman baru bagi anak-anak yatim dalam mengenal kendaraan Vespa sekaligus menikmati suasana kota Bone saat menjelang berbuka puasa.
Start dimulai dari Rumah Yatim Al-Hijrah, Kelurahan Majang, Kecamatan Tanete Riattang Barat. Puluhan motor Vespa klasik dari berbagai jenis terlihat berjejer rapi, siap membonceng anak-anak yatim yang penuh semangat. Wajah ceria mereka begitu jelas terlihat ketika merasakan pengalaman berkeliling kota menggunakan motor tua yang unik dan berkarakter ini.
Abdul Malik, salah satu anggota Vespa Sarungan Bone, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim yang sehari-hari lebih banyak beraktivitas di dalam panti.
“Anak-anak yatim ini rutinitasnya selalu di rumah yatim. Agar mereka tidak bosan dan bisa merasakan suasana berbeda, kami mengajak mereka riding keliling kota. Mereka terlihat senang, bahkan ada yang diajari cara mengendarai Vespa. Beberapa dari mereka langsung bisa membonceng teman-temannya,” ujar Abdul Malik dengan antusias.
Selama satu jam, rombongan Vespa tua ini berkeliling menyusuri jalanan Kota Bone. Dengan suara khas mesin dua taknya, Vespa-Vespa tersebut melaju perlahan, membawa kebahagiaan bagi para penumpangnya. Tak hanya sekadar berkendara, kegiatan ini juga menjadi momen edukasi bagi anak-anak yatim tentang cara berkendara yang baik dan mengenal lebih dekat kendaraan klasik ini.
Setelah perjalanan yang menyenangkan, rombongan kembali ke Rumah Yatim Al-Hijrah untuk berbuka puasa bersama. Kebersamaan antara anggota komunitas dan anak-anak yatim semakin terasa hangat, mempererat ikatan kekeluargaan di antara mereka.
Komunitas Vespa Sarungan Bone berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Mereka bertekad untuk terus eksis dan menggelar berbagai kegiatan sosial lainnya di masa mendatang.
“Kami ingin komunitas ini bisa bertahan lama dan selalu membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang butuh perhatian dan kasih sayang,” pungkas Abdul Malik.
Melalui kegiatan ini, Vespa Sarungan Bone tidak hanya mempererat tali persaudaraan di antara para pecinta Vespa, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan, menjadikan Ramadan kali ini lebih bermakna bagi semua yang terlibat. (*)



Tinggalkan Balasan