BONE – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bone menggelar rapat konsolidasi bersama Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Sulawesi Selatan, H. Syaharuddin Alrif, di Warkop 21, Jalan Ahmad Yani, Sabtu malam (7/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan struktur partai sekaligus menyatukan langkah pengurus dan kader NasDem Bone dalam menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029.

Hadir mendampingi Ketua DPD NasDem Kabupaten Bone, H. Muhammad anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Sadar, Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Bone Dr. H. Muslimin, SE., MM, serta Ketua Komisi IV DPRD Bone dari Fraksi NasDem, A. Muh. Nursalam alias Lilo Ak dan Abulkhaer anggota DPRD Bone.

Dalam arahannya, Syaharuddin Alrif menekankan pentingnya keberanian kader, khususnya generasi muda, untuk mengambil peran dalam dunia politik dan mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin pada Pemilu 2029.

Ia berbagi pengalaman perjalanan politiknya sejak usia muda. Syaharuddin mengungkapkan bahwa dirinya mulai terjun dalam kontestasi politik pada 2014 saat berusia 29 tahun, di tengah persaingan dengan sejumlah politisi senior.

Menurutnya, keberhasilan dalam politik tidak semata-mata ditentukan oleh kekuatan finansial, melainkan kemampuan membangun hubungan, menjaga kepercayaan, serta konsisten menjalin komunikasi dengan masyarakat.

“Tenang, Tuhan akan membukakan jalan. Yang penting bergaul dengan politisi baik, bergaul dengan politisi yang inspiratif, pasti akan terarah ke situ,” ungkap Syaharuddin memberikan motivasi kepada kader.

Ia juga menegaskan bahwa perjalanan politiknya menjadi bukti bahwa keberanian, kerja keras, dan kedekatan dengan masyarakat dapat membuka jalan menuju keberhasilan.

Syaharuddin turut menceritakan pengalamannya meraih sekitar 140 ribu suara pada Pemilu 2024. Ia mengklaim pencapaian tersebut diraih tanpa praktik politik uang.

“Saya ceritakan ini karena banyak anak muda. Mungkin ada niatnya mau seperti Kak Mus, Kak Abu, Kak Mamat, Kak Lilo, Kak Sadar, tetapi belum berani. Makanya malam hari ini saya ajak untuk berani menghadapi 2029 yang akan datang,” tegasnya.

Targetkan 7 hingga 8 Kursi DPRD Bone

Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin secara khusus menyoroti potensi politik Kabupaten Bone yang dinilainya sangat besar. Dengan 27 kecamatan dan ratusan desa serta kelurahan, ia optimistis NasDem memiliki peluang untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.

Saat ini, NasDem Kabupaten Bone memiliki empat kursi di DPRD. Untuk Pemilu mendatang, partai tersebut menargetkan peningkatan perolehan menjadi tujuh hingga delapan kursi.

“Perjalanan NasDem di Kabupaten Bone pada 2024 ini hanya empat kursi. Kita nanti menargetkan mudah-mudahan bisa dapat tujuh sampai delapan kursi,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, Syaharuddin mendorong pembentukan program kader penggerak yang akan direkrut dari desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Bone.

Ia memaparkan, setiap desa dan kelurahan nantinya ditargetkan memiliki dua kader penggerak sebagai ujung tombak konsolidasi dan komunikasi politik partai.

Dari dua kader di setiap desa, diharapkan terbentuk jaringan yang terus berkembang melalui pola pengorganisasian berjenjang.

“Ini masa di setiap desa tidak ada temannya dua? Dari dua itu bisa bergerak menjadi 20, 20 menjadi 200, 200 menjadi 2.000, dan 2.000 bergerak menjadi 4.000,” jelasnya.

Menurut Syaharuddin, penguatan basis kader harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Ia meyakini bahwa target politik yang besar dapat dicapai apabila seluruh kader memiliki semangat dan komitmen untuk bergerak bersama.

Pembenahan Struktur hingga Persiapan Pemilu 2029

Selain penguatan kader di tingkat desa dan kelurahan, Syaharuddin juga menekankan pentingnya pembenahan struktur organisasi partai mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.

Tahapan awal yang akan dilakukan adalah merapikan kepengurusan DPD NasDem Kabupaten Bone, kemudian dilanjutkan dengan pembenahan kepengurusan DPC di tingkat kecamatan.

Setelah struktur organisasi diperkuat, partai akan memaksimalkan pembentukan kader penggerak sebagai bagian dari persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.

Ia bahkan telah memberikan gambaran tahapan persiapan menuju Pemilu 2029. Pembenahan struktur dan konsolidasi ditargetkan berjalan pada 2027, dilanjutkan dengan persiapan awal pencalonan pada akhir 2027 dan sosialisasi sepanjang 2028.

Sementara pada 2029, seluruh kekuatan partai diharapkan sudah siap menghadapi pertarungan politik.

“Siapa yang mau jadi petarung di antara kita, niatkan memang dari sekarang. Niatkan memang,” pesannya kepada seluruh kader.

Syaharuddin juga mengingatkan bahwa peluang politik harus dibangun melalui pendekatan keluarga, pertemanan, persahabatan, serta kemampuan meyakinkan masyarakat.

Ia menilai, kekuatan komunikasi harus dibangun dari berbagai lapisan, mulai dari masyarakat bawah, jejaring antarkader di tingkat daerah hingga hubungan politik di tingkat pusat.

Ajak Kader Optimistis dan Bergerak Bersama

Menutup arahannya, Syaharuddin mengajak seluruh pengurus dan kader NasDem Bone untuk meninggalkan sikap apatis dan pesimistis. Menurutnya, kerja politik membutuhkan proses, metode, dan konsistensi.

Ia berharap seluruh potensi kader yang ada dapat dimaksimalkan untuk membangun kekuatan partai di Kabupaten Bone.

Rapat konsolidasi tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan visi dan memperkuat barisan NasDem Bone dalam menyongsong Pemilu 2029.

Dengan target peningkatan kursi dari empat menjadi tujuh hingga delapan kursi DPRD, NasDem Bone diharapkan mampu melakukan akselerasi organisasi melalui pembenahan struktur, perekrutan kader penggerak, serta penguatan jaringan hingga tingkat desa dan kelurahan. (*)