BONE — Pengabdian yang dilakukan dengan ketulusan pada akhirnya menemukan bentuk penghargaan. Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., resmi dianugerahi Tanda Penghargaan Lencana Darma Bakti oleh Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.

Penghargaan tersebut bukan sekadar tanda kehormatan. Lencana Darma Bakti diberikan kepada tokoh yang dinilai telah mencurahkan tenaga, pikiran, serta memberikan karya nyata bagi kemajuan dan perkembangan Gerakan Pramuka.

Bagi Andi Asman Sulaiman, penghargaan itu menjadi penanda atas sebuah pengabdian sekaligus dorongan untuk terus berbuat lebih banyak bagi dunia kepramukaan.

Penganugerahan Lencana Darma Bakti tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 109 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Darma Bakti.

Keputusan itu ditetapkan di Jakarta pada 6 Agustus 2026 dan ditandatangani langsung oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn) Drs. Budi Waseso.

Dalam lampiran keputusan tersebut, nama Andi Asman Sulaiman tercatat pada urutan ke-36 sebagai penerima Piagam Darma Bakti dengan Nomor 15628/2026.

Penghargaan ini sekaligus menegaskan kiprahnya dalam mendukung pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka, khususnya di Sulawesi Selatan. Sebagai Ketua Mabicab, peran tersebut tidak hanya sebatas memberikan dukungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong agar gerakan kepanduan terus hadir sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda.

Di tengah perubahan zaman dan tantangan generasi muda yang semakin kompleks, Pramuka memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama.

Karena itu, penghargaan yang diterima Andi Asman Sulaiman memiliki makna lebih luas. Ia menjadi bentuk apresiasi atas komitmen seorang pembina dan pemimpin yang ikut memastikan kegiatan kepramukaan tetap tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Rasa syukur disampaikan Andi Asman Sulaiman atas penghargaan tersebut. Baginya, Lencana Darma Bakti bukanlah akhir dari sebuah pengabdian, melainkan tambahan energi untuk terus mendorong kemajuan Pramuka.

Sebagai Bupati Bone sekaligus Ketua Mabicab, ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi untuk membawa Gerakan Pramuka di Kabupaten Bone ke arah yang lebih baik.

“Alhamdulillah, kita bersyukur atas penghargaan ini. Ini menjadi dorongan dan motivasi bagi kita untuk membawa Pramuka Bone menjadi lebih baik ke depannya,” ungkap Andi Asman Sulaiman.

Semangat tersebut menjadi penting karena kekuatan Pramuka tidak hanya terletak pada kegiatan seremonial, tetapi pada proses panjang membentuk generasi muda yang memiliki karakter, tanggung jawab dan kepedulian sosial.

Di Bone, semangat itu diharapkan terus tumbuh melalui pembinaan yang berkelanjutan, kegiatan yang produktif, serta keterlibatan aktif seluruh jajaran Gerakan Pramuka.

Lencana Darma Bakti yang kini melekat pada perjalanan pengabdian Andi Asman Sulaiman pun menjadi pengingat bahwa setiap kontribusi, sekecil apa pun, dapat memberi arti ketika dilakukan secara konsisten.

Penghargaan dari Kwarnas tersebut pada akhirnya bukan hanya tentang sebuah lencana. Lebih dari itu, ia menjadi simbol penghormatan terhadap pengabdian sekaligus harapan agar semangat membina generasi muda melalui Gerakan Pramuka terus menyala di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Bone. (*)