BONE — Suasana di Dusun Bakungnge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, terasa berbeda pada Kamis malam, 5 Juni 2025. warga berkumpul di rumah kediaman Bupati Bone dengan layar TV sederhana. Mereka datang bukan untuk menonton film, melainkan menyaksikan pertandingan krusial Timnas Indonesia melawan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Yang membuat malam itu lebih istimewa, Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, ikut hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. Tanpa pengawalan ketat, tanpa atribut jabatan, ia datang dengan pakaian santai dan senyum ramah. Sosok pemimpin daerah itu larut dalam euforia, duduk bersila di atas tikar bersama warga, menyantap jagung rebus dan teh hangat, sembari menyaksikan perjuangan skuad Garuda.

“Saya sangat percaya diri. Saya percaya para pemain bisa mengeksekusi hal-hal yang sudah disiapkan dalam latihan. Dan saya sangat menantikannya,” ujar Bupati Bone penuh antusiasme. Ia berharap Timnas Indonesia bisa menorehkan kemenangan bersejarah dalam laga tersebut.

Kehadiran Bupati di tengah masyarakat memberi energi tersendiri. Anak-anak hingga orang tua menyambutnya hangat. Tidak ada jarak antara pemimpin dan rakyat malam itu—hanya semangat yang sama: mendukung Merah Putih.

Secara statistik, Indonesia memang menghadapi tantangan berat. Dari 18 pertemuan melawan China, Timnas hanya mencatatkan tiga kemenangan, terakhir pada King’s Cup 1987 dengan skor 3-1. Dalam pertemuan terakhir, Indonesia kalah tipis 1-2 di kandang China. Namun harapan belum pupus.

Indonesia telah menjalani delapan laga di Grup C, mengoleksi 9 poin hasil dari dua kemenangan dan tiga hasil imbang. Sementara posisi keempat klasemen masih bisa ditingkatkan, mengingat ketatnya persaingan dengan Arab Saudi (posisi ketiga, 10 poin) serta Bahrain dan China yang menguntit di bawah.

Namun, skuad Garuda kini tampil dengan wajah baru. Pelatih anyar dan deretan pemain keturunan seperti Ole Romeny, Emil Audero, Dean James, hingga Joey Pelupessy memberi harapan akan kebangkitan.

Bupati Bone pun yakin, dengan semangat dan kekompakan, Indonesia mampu mencetak sejarah baru. “Bukan hanya soal bola, ini tentang kebanggaan sebagai bangsa. Saya senang bisa menyaksikannya langsung bersama warga, di tempat kelahiran saya sendiri,” ucapnya. (*)