BONE– Pemerintah Kabupaten Bone mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis melalui rapat koordinasi (Rakor) perdana yang digelar secara daring via Zoom Meeting, Senin (5/1/2026). Rakor virtual ini menjadi momentum awal penyatuan visi dan langkah seluruh jajaran pemerintahan daerah dalam menyongsong target pembangunan tahun 2026.

Rapat koordinasi tersebut diikuti ribuan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Bone, mulai dari Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, hingga pejabat struktural di tingkat kecamatan. Antusiasme peserta mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi lintas sektor.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., dalam arahannya menegaskan pentingnya kesamaan visi dan keselarasan langkah seluruh perangkat daerah guna mendukung Program Strategis Nasional serta mewujudkan visi pembangunan daerah, Bone Maberre.

Menurut Bupati, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan dan pelaksanaan program yang terukur, tepat sasaran, serta berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.

“Rapat koordinasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh perangkat daerah memiliki visi dan arah yang sama dalam mewujudkan target pembangunan Kabupaten Bone tahun 2026. Saya berharap setiap OPD mampu menyusun dan melaksanakan program yang terukur, tepat sasaran, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan agar seluruh program pembangunan dirancang dan dilaksanakan secara terintegrasi, dengan memperhatikan prioritas daerah. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar tercermin dalam laporan administrasi.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, menyoroti pentingnya percepatan kinerja aparatur serta penguatan koordinasi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan program prioritas pemerintah daerah.

Menurutnya, evaluasi berkala terhadap capaian program perlu menjadi perhatian serius agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berjalan efektif dan optimal.

“Percepatan kinerja dan penguatan koordinasi lintas sektor harus menjadi perhatian bersama. Evaluasi berkala sangat diperlukan agar setiap kebijakan dan kegiatan yang dilaksanakan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bone,” ujarnya.

Rakor virtual ini diharapkan menjadi titik awal penguatan komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bone dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik. Dengan sinergi yang kuat sejak awal tahun, Pemkab Bone optimistis target pembangunan 2026 dapat diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)