BONE–Bagi Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, jalan pagi bukan sekadar menjaga kebugaran tubuh. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momen berharga untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengar keluhan mereka, dan mencari solusi atas berbagai permasalahan di lapangan.

Seperti yang terjadi pada Minggu, 9 Maret 2025, saat Bupati Andi Asman melakukan jalan pagi di sekitar Kota Watampone. Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan beberapa warga yang menyampaikan keluhan terkait saluran drainase yang tersumbat di depan MTsN 1 Watampone. Sampah yang menumpuk menyebabkan air meluap ketika hujan turun, mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Mendengar hal itu, tanpa menunda waktu, Bupati Andi Asman langsung menghubungi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone untuk segera menindaklanjuti permasalahan tersebut. Tak lama berselang, tim dari DLH diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan dan mengangkut sampah yang menyumbat drainase. Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dengan respons sigap pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Bupati yang turun langsung mendengar keluhan kami. Sekarang drainase sudah mulai lancar dan tidak ada genangan lagi,” ujar salah satu warga yang tinggal di sekitar MTsN 1 Watampone.

Bagi Andi Asman, berbaur dengan masyarakat adalah bagian dari tugasnya sebagai pemimpin. “Setiap selesai salat subuh, saya sudah programkan untuk selalu olahraga pagi dengan berjalan kaki sekaligus melihat situasi kota Watampone. Bukan hanya untuk olahraga, tetapi juga menyapa warga dan memastikan semua keluhan bisa ditindaklanjuti dengan cepat. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya di belakang meja,” ujarnya.

Kegiatan jalan pagi ini menjadi salah satu cara efektif bagi Bupati Bone untuk tetap dekat dengan warganya. Selain menyehatkan, rutinitas ini juga menjadi sarana komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. (*)